Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Israel dan Hamas, sebagai bagian dari tahap pertama rencana perdamaian untuk Gaza yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Rabu (8/10). Guterres menyerukan agar seluruh pihak yang terlibat mematuhi kesepakatan tersebut secara penuh.
“Semua sandera harus dibebaskan dengan cara yang bermartabat. Gencatan senjata permanen harus segera diwujudkan. Pertempuran harus berakhir sekali dan untuk selamanya,” ujar Guterres dalam pernyataannya. Ia juga menekankan pentingnya memastikan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke wilayah Gaza yang porak-poranda akibat perang.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan menggelar rapat kabinet pada Kamis untuk menyetujui kesepakatan tersebut, termasuk rencana pembebasan sandera yang masih ditahan di Gaza.
“Besok saya akan mengumpulkan pemerintah untuk menyetujui perjanjian ini dan membawa pulang semua sandera tercinta kita,” kata Netanyahu dalam pernyataan resminya yang dirilis Rabu malam. Seorang juru bicara pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa pertemuan akan berlangsung pada Kamis, meski belum ada waktu yang diumumkan.
Menurut sumber dari kelompok Hamas yang dikutip AFP, tahap pertama kesepakatan ini mencakup pertukaran 20 sandera Israel yang masih hidup dengan 2.000 tahanan Palestina. Proses pertukaran tersebut akan dilakukan dalam waktu 72 jam setelah perjanjian resmi ditandatangani.
Rinciannya, dari pihak Palestina akan dibebaskan 250 tahanan dengan hukuman seumur hidup serta 1.700 tahanan lainnya yang ditangkap Israel sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023.
Kesepakatan ini merupakan langkah paling konkret menuju penghentian perang yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan memicu krisis kemanusiaan parah di Jalur Gaza.
Guterres menegaskan implementasi perjanjian tersebut akan menjadi ujian nyata bagi komitmen kedua belah pihak terhadap perdamaian. “Rakyat Gaza dan Israel telah menderita terlalu lama. Kini saatnya semua pihak menempatkan kemanusiaan di atas politik,” tegasnya.
Kesepakatan yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, Turki, dan Amerika Serikat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju gencatan senjata permanen serta pembukaan kembali jalur bantuan kemanusiaan bagi jutaan warga Gaza yang terdampak perang. (AFP/Z-2)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Milisi Kataib Hizbullah sepakati jeda serangan terhadap Kedubes AS di Baghdad dengan syarat ketat. Sementara itu, pasokan gas Iran ke Irak terhenti total.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
AS prediksi perang melawan Iran berakhir dalam hitungan minggu. Namun, Teheran tegaskan siap bertempur panjang tanpa negosiasi. Simak update selengkapnya
Ia menambahkan bahwa Iran berniat untuk memutus siklus perang-negosiasi-gencatan senjata dan kemudian perang lagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved