Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA pada Minggu (7/9) melancarkan serangan udara paling masif sejak awal invasi ke Ukraina. Serangan ini menghantam lebih dari 30 lokasi, termasuk kantor pusat pemerintahan di Kyiv dan menewaskan sejumlah warga sipil, di antaranya seorang ibu dan bayinya yang baru berusia dua bulan.
"Anak itu bahkan belum bisa berkata, Mama," kata Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko seperti dikutip NY Post, Senin (8/9).
“Bagi saya, ini adalah perang eksistensial bagi Ukraina, karena mereka mencoba menghancurkan masa depan kita dengan membunuh anak-anak kita dan mereka mencoba menghancurkan kedaulatan kita, lembaga pemerintahan kita," sebutnya.
Pejabat Ukraina menyebut serangan kali ini melibatkan 810 pesawat tanpa awak, pesawat pengecoh, serta 13 rudal. Pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh lebih dari 700 drone dan beberapa rudal.
Serangan terhadap kantor pusat pemerintahan, termasuk kantor kabinet, terjadi sekitar pukul 6 pagi. Svyrydenko menyebut lantai atas gedungnya rusak parah.
"Untuk pertama kalinya selama invasi skala penuh, mereka menyerang kantor pusat pemerintahan," ujarnya.
"Kami harus menggunakan tiga helikopter agar tahu cara memadamkan api dengan cara seperti itu," tambahnya.
Svyrydenko menilai serangan ini menjadi ejekan terhadap upaya damai Presiden Donald Trump, yang baru-baru ini berusaha mendorong negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga menegaskan sikap serupa.
"Sekali lagi, Kremlin mengolok-olok diplomasi, menginjak-injak hukum internasional, dan membunuh tanpa pandang bulu," tulis von der Leyen di X.
"Rusia menunjukkan bahwa mereka tidak mampu. mereka tidak ingin berunding, mereka tidak bertujuan untuk mengakhiri perang ini. Mereka ingin membunuh orang Ukraina dan mereka ingin terus bertempur," kata Svyrydenko.
Menurut Svyrydenko, komunitas internasional harus memberikan tekanan lebih kuat kepada Moskow, terutama melalui penghentian pembelian minyak Rusia dan sanksi sekunder bagi negara yang masih melakukannya.
"Jelas Rusia tidak ingin menghentikan (perang) jadi itulah mengapa kita perlu menghentikan mereka," sebutnya.
Dia juga mendorong sanksi terhadap industri pertahanan Rusia.
"Segala sesuatu yang dapat memberi mereka kemungkinan untuk terus membunuh warga Ukraina harus dibatasi," tegasnya.
Serangan ini terjadi setelah pertemuan puncak Trump dan Putin di Alaska bulan lalu, di mana Putin dikabarkan meyakinkan Gedung Putih bahwa ia siap untuk berdialog. Namun Svyrydenko menyebut tindakan Putin justru menunjukkan penghinaan terhadap proses perdamaian.
"Dia menunjukkan rasa jijiknya, penghinaannya terhadap negosiasi damai," kata Svyrydenko.
"Saya pikir itu membuktikan sekali lagi, bahwa dia telah menipu pemerintah AS dan sekarang saatnya untuk bertindak," lanjutnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menyiapkan langkah baru memperkuat pertahanan Ukraina. (Fer)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved