Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat tembakan pasukan Israel dalam insiden mematikan terbaru di dekat pusat distribusi bantuan di Gaza selatan, menurut Badan Pertahanan Sipil yang dikelola Hamas.
Menurut juru bicara badan tersebut, penembakan terjadi pada Sabtu pagi saat orang-orang berkumpul untuk mengambil bantuan makanan. Laporan yang mengutip saksi mata menyebutkan pasukan Israel melepaskan tembakan ketika orang-orang mencoba mendekat ke lokasi distribusi.
Militer Israel mengatakan mereka melepaskan tembakan peringatan terhadap individu yang mendekati mereka dengan cara yang dianggap mengancam.
Yayasan Kemanusiaan Gaza (Gaza Humanitarian Foundation/GHF), yang didukung AS dan Israel dan mengelola pusat distribusi, menyatakan menghentikan sementara operasinya guna mengatasi kepadatan dan meningkatkan keamanan. Namun, warga tetap berkumpul hampir setiap hari di sebuah bundaran yang berada di tepi zona militer Israel, yang harus mereka lewati untuk mencapai lokasi bantuan.
Dalam pernyataannya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan mereka telah memperingatkan warga Gaza bahwa area tersebut merupakan zona pertempuran aktif pada malam hari. GHF menyebut tidak dapat mendistribusikan bantuan pada Sabtu karena adanya ancaman langsung dari Hamas. Hamas membatah klaim tersebut.
Apa pun penyebabnya, insiden baru ini hampir pasti akan memperkuat kritik internasional terhadap model distribusi bantuan yang baru ini.
PBB menegaskan sistem ini membahayakan warga Palestina dan tidak menyediakan cukup makanan dan obat-obatan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza.
Juru bicara Pertahanan Sipil, Mahmoud Basal, juga menyatakan setidaknya 15 orang tewas akibat serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di kota Gaza, dengan laporan beberapa korban masih terjebak di bawah reruntuhan.
Militer Israel menyebut serangan tersebut menewaskan pemimpin kelompok militan Palestina yang dikenal sebagai Brigade Mujahidin.
Israel menuduh kelompok tersebut terlibat dalam pembunuhan dan penculikan sejumlah korban dalam serangan lintas batas yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober, termasuk seorang warga negara Thailand bernama Nattapong Pinta. Jenazahnya ditemukan di daerah Rafah, Gaza selatan, dalam operasi khusus pada Jumat.
Israel baru-baru ini mulai mengizinkan masuknya bantuan terbatas ke Gaza setelah blokade selama tiga bulan, dengan mendahulukan distribusi melalui GHF. Namun, yayasan ini telah menuai banyak kontroversi.
Petugas medis dan otoritas kesehatan lokal melaporkan lebih dari 60 warga Palestina tewas ditembak selama tiga hari tak lama setelah operasi distribusi dimulai. Banyak saksi menyalahkan tentara Israel atas penembakan tersebut.
Militer Israel menyatakan mereka hanya melepaskan tembakan peringatan pada dua hari pertama dan menembak dekat dengan warga Palestina yang dianggap mencurigakan pada hari ketiga, serta menambahkan pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.
Pusat distribusi tersebut merupakan satu dari empat yang dioperasikan GHF di Gaza. Sistem bantuan baru ini bertujuan untuk mengesampingkan peran PBB, yang dituduh Israel gagal mencegah Hamas menyalahgunakan bantuan untuk para pejuangnya.
PBB membantah tuduhan itu. PBB menyatakan mereka dapat mempertanggungjawabkan seluruh bantuan yang didistribusikan dan menilai sistem GHF tidak dapat dijalankan serta tidak etis.
Sudah hampir 20 bulan sejak Israel melancarkan kampanye militer di Gaza sebagai respons atas serangan lintas batas oleh Hamas, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 lainnya. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 54.677 orang telah tewas di wilayah tersebut selama perang berlangsung. (BBC/Z-2)
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Panglima militer Uganda Muhoozi Kainerugaba ancam akan terjun ke perang Iran demi membela Israel jika terdesak. Hubungan kedua negara semakin erat pasca-insiden Entebbe.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved