Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS peraih Oscar, Susan Sarandon, mengaku kariernya di Hollywood meredup setelah ia secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan menyerukan gencatan senjata di Gaza. Pernyataan itu ia sampaikan saat berada di Spanyol untuk menerima penghargaan pencapaian karier di ajang Goya ke-40.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan Amerika Serikat.
“Saya dipecat oleh agensi saya, khususnya karena ikut berbaris dan berbicara tentang Gaza, karena meminta gencatan senjata, dan menjadi mustahil bagi saya untuk tampil di televisi,” ujarnya.
Dirinya meyebut jika peluang untuk bekerja di industri Hollywood sudah tertutup.
“Saya tidak tahu apakah sekarang sudah berubah, tetapi saya tidak bisa mengerjakan film besar, apa pun yang terhubung dengan Hollywood.”
*Bangun Karier di Luar Amerika Serikat*
Setelah tak lagi diwakili agensi lamanya di AS, Sarandon menemukan perwakilan baru di Inggris melalui United Agents dan di Italia lewat Do MGMT. Sejak saat itu, ia mengaku lebih banyak bekerja di luar Amerika.
“Saya baru saja membuat film di Italia, dan saya bermain dalam sebuah drama di Old Vic selama beberapa bulan,” katanya, merujuk pada teater ternama di London, Old Vic.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa seorang sutradara Italia yang merekrutnya sempat mendapat tekanan.
“Seorang sutradara Italia baru saja mempekerjakan saya, tetapi dia diberi tahu agar tidak mempekerjakan saya,” ujarnya.
Kini, Sarandon mengatakan dirinya lebih banyak terlibat dalam film independen berskala kecil.
“Jadi sekarang saya semacam berspesialisasi dalam film-film kecil dan independen dengan sutradara yang belum pernah menyutradarai sebelumnya, dan film-film yang dibuat di Eropa atau di Italia. Jadi, itulah alasan utama saya tidak bekerja sebanyak sebelumnya,” lanjutnya.
Sarandon saat ini tengah memasuki tahap pascaproduksi untuk film Italia _The Echo Chamber_ yang juga dibintangi Alicia Vikander. Selain itu, ia terlibat dalam film independen Amerika _The Accompanist_, yang menjadi debut penyutradaraan aktor Zach Woods.
*Puji Spanyol dan Aktor Spanyol*
Dalam kesempatan yang sama, Sarandon tampak emosional ketika membahas dukungan pemerintah Spanyol terhadap Palestina selama konflik Gaza. Ia menyebut sikap Spanyol sebagai bentuk kekuatan dan kejelasan moral.
“Melihat Spanyol dan dukungan Presiden terhadap Gaza, serta aktor seperti Javier Bardem yang maju dengan suara yang begitu kuat, sangat penting bagi kami di Amerika Serikat,” katanya, merujuk pada aktor Spanyol, Javier Bardem.
Sumber: Entertainment.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved