Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH negara Eropa yaitu Islandia, Irlandia, Luksemburg, Spanyol, Slovenia, Malta, dan Norwegia menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza akibat serangan membabi-buta Israel.
Dalam pernyataan bersama pada Jumat (16/5), mereka menegaskan tidak akan tinggal diam melihat tragedi kemanusiaan yang sedang berlangsung.
"Kami tidak akan diam saja melihat bencana kemanusiaan buatan manusia yang sedang terjadi di depan mata kita di Gaza. Lebih dari 50.000 pria, perempuan, dan anak-anak telah kehilangan nyawa mereka,” bunyi pernyataan resmi ketujuh negara tersebut.
Negara-negara tersebut menegaskan bahwa situasi bisa memburuk lebih jauh dalam beberapa hari mendatang, dengan potensi kematian akibat kelaparan terus meningkat karena blokade bantuan yang dilakukan oleh Israel.
"Kami menyerukan kepada pemerintah Israel untuk segera membatalkan kebijakan mereka saat ini," tambah mereka.
Israel juga didesak untuk menghentikan operasi militer dan mencabut blokade yang selama ini dilakukan agar bantuan kemanusiaan dapat masuk secara aman dan lancar ke seluruh wilayah Gaza “sesuai prinsip-prinsip kemanusiaan.”
Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah melakukan serangan besar-besaran ke Gaza, yang mengakibatkan lebih dari 53.000 warga Palestina tewas—mayoritas dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Selain itu, Israel saat ini juga sedang menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang yang dilancarkannya di wilayah Palestina.
Lebih jauh ketujuh negara Eropa tersebut mengecam meningkatnya ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Mereka menyoroti tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pemukim ilegal, perluasan wilayah permukiman yang tidak sah, serta operasi militer Israel yang terus meluas.
Dalam pernyataan itu, mereka menegaskan bahwa segala bentuk pengusiran terhadap warga Palestina tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.
"Kami menolak segala rencana atau upaya untuk mengubah demografi. Kita harus memikul tanggung jawab untuk menghentikan kehancuran ini,” tegas mereka.
Di sisi lain, Hamas melaporkan lebih dari 250 warga Palestina telah terbunuh dalam beberapa hari terakhir akibat kebijakan “bumi hangus” yang diterapkan oleh Israel di Jalur Gaza. Kelompok tersebut menuduh Israel melakukan "pembantaian mengerikan" dan terus melancarkan serangan tanpa henti terhadap wilayah yang terkepung tersebut. (Anadolu/I-1)
Indonesia manfaatkan keanggotaan Dewan Perdamaian (BoP) untuk kawal hak Palestina & solusi dua negara. Presiden Prabowo juga akan tekan tarif resiprokal di AS.
PBNU mendukung Presiden Prabowo menghadiri KTT Board of Peace di AS untuk solusi Gaza. Gus Ulil sebut ini langkah diplomasi realistis meski menuai kritik.
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Bahas kelanjutan negosiasi nuklir Iran dan ancaman aksi militer jika kesepakatan buntu.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
Hamas sambut rencana pengerahan 8.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza Selatan untuk awasi gencatan senjata dan stabilitas tanpa intervensi internal.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved