Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Kehakiman AS memberikan beberapa rincian tambahan mengenai deportasi yang dilakukan pemerintahan Trump, setelah Presiden Donald Trump menerapkan otoritas perang yang luas untuk secara cepat mengusir sejumlah migran yang dituduh memiliki hubungan dengan geng Venezuela, Tren de Aragua.
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan pejabat senior ICE (Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai) bidang Operasi Penegakan dan Penghapusan, Departemen Kehakiman menjawab sejumlah pertanyaan dari Hakim Distrik AS James Boasberg terkait penerbangan deportasi tersebut. Salah satu pertanyaannya adalah apakah ada individu yang dideportasi "semata-mata berdasarkan" Alien Enemies Act dalam penerbangan yang lepas landas beberapa menit setelah hakim mengeluarkan perintah sementara untuk menghentikan deportasi.
"Semua individu dalam pesawat ketiga memiliki perintah deportasi final berdasarkan Title 8 dan dengan demikian tidak dideportasi hanya berdasarkan Proklamasi yang dipermasalahkan," kata pejabat tersebut, Robert Cerna, dalam pernyataan tertulisnya. "Untuk menghindari keraguan, tidak ada seorang pun dalam penerbangan yang berangkat dari Amerika Serikat setelah pukul 19.25 EDT pada 15 Maret 2025 yang dideportasi hanya berdasarkan Proklamasi yang dipermasalahkan."
Cerna juga menjelaskan Proklamasi Trump yang mengacu pada Alien Enemies Act ditandatangani, Jumat, tetapi administrasi memahami kebijakan itu “baru berlaku setelah dipublikasikan di situs web Gedung Putih … sekitar pukul 15.53 EDT” pada Sabtu.
Meskipun Departemen Kehakiman telah memberikan sebagian informasi yang diminta Boasberg, mereka menolak permintaan hakim untuk memberikan rincian tambahan terkait penerbangan deportasi tersebut.
Dalam dokumen singkat, Jaksa Agung Pam Bondi dan pejabat tinggi Departemen Kehakiman lainnya menyatakan kepada hakim bahwa "tidak ada justifikasi untuk memerintahkan penyediaan informasi tambahan, dan tindakan tersebut tidak pantas dilakukan."
Para pejabat menambahkan jika pengadilan memerintahkan pemerintah untuk memberikan rincian lebih lanjut, maka informasi tersebut harus tetap dirahasiakan.
Sebelumnya, Agen ICE memastikan setiap migran yang dideportasi ke El Salvador telah "diperiksa dengan cermat" melalui teknik investigasi dan tinjauan informasi guna memastikan mereka adalah anggota geng Venezuela Tren de Aragua, menurut pernyataan baru dari seorang pejabat lembaga tersebut di pengadilan.
CNN sebelumnya melaporkan lebih dari separuh dari 261 migran yang dideportasi ke El Salvador dikeluarkan berdasarkan otoritas perang luas yang dikenal sebagai Alien Enemies Act, menurut seorang pejabat senior administrasi.
Cerna menegaskan lembaganya "tidak hanya mengandalkan unggahan media sosial, foto individu yang menunjukkan gestur tangan terkait geng, atau tato saja," melainkan menggunakan berbagai metode untuk memastikan identitas mereka.
"Anggota Tren de Aragua (TdA) menimbulkan ancaman luar biasa bagi masyarakat Amerika. Mereka terlibat dalam aktivitas ilegal untuk menimbulkan ketakutan dan menunjukkan dominasi di lingkungan dan masyarakat secara umum," bunyi dokumen pengadilan tersebut.
Cerna juga mencatat banyak dari mereka tidak memiliki catatan kriminal di Amerika Serikat, tetapi ia mengklaim hal itu disebabkan karena mereka baru berada di negara tersebut dalam waktu yang relatif singkat. Pemerintah tidak mengungkap identitas individu yang telah dideportasi. (CNN/Z-2)
PRESIDEN AS Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terhadap dua legislator anggota Kongres dari Partai Demokrat setelah terjadi ketegangan dalam pidato kenegaraan
Dua agen imigrasi AS (ICE) terancam pidana setelah ketahuan memberikan kesaksian palsu dalam kasus penembakan migran di Minneapolis.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Nama "The Ice House" resmi diganti menjadi "The Winter House" guna menghindari asosiasi dengan badan migrasi AS (ICE) di tengah protes di Milan.
Panggung Grammy Awards 2026 berubah jadi ajang protes. Kehlani, Justin Vernon, hingga Shaboozey suarakan penolakan terhadap ICE usai insiden penembakan Alex Pretti.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
KETEGANGAN antara Amerika Serikat dan Iran mencapai titik puncak setelah upaya diplomasi terakhir di Jenewa berakhir tanpa kesepakatan.
PRESIDEN AS, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran diperkirakan akan berlangsung sekitar empat pekan, atau bahkan lebih singkat.
PM Inggris Keir Starmer resmi mengizinkan pangkalan militer Inggris digunakan AS untuk menggempur situs rudal Iran demi alasan pertahanan kolektif.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan resmi soal operasi militer terhadap Iran, termasuk target serangan, potensi korban, dan peluang dialog di tengah konflik.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved