Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

ICE Investasi di OKX, NYSE Bakal Boyong Saham AS ke Blockchain

Rahmatul Fajri
07/3/2026 17:34
ICE Investasi di OKX, NYSE Bakal Boyong Saham AS ke Blockchain
Ilustrasi(Dok Freepik)

INDUSTRI keuangan global memasuki babak baru setelah Intercontinental Exchange, Inc. (ICE), operator bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), mengumumkan investasi di bursa kripto OKX. Investasi ini dilakukan dengan valuasi perusahaan mencapai US$25 miliar (sekitar Rp395 triliun). Langkah bersejarah ini tidak hanya menempatkan perwakilan ICE di dewan direksi OKX, tetapi juga menandai integrasi masif antara infrastruktur pasar modal tradisional dengan kecepatan teknologi blockchain.

Kemitraan strategis ini mencakup rencana peluncuran saham AS yang ditokenisasi di platform OKX pada semester kedua tahun 2026. Melalui inisiatif ini, pengguna OKX nantinya dapat memperdagangkan saham-saham yang terdaftar di NYSE dan ETF secara langsung dari aplikasi mereka.

CEO Intercontinental Exchange, Jeffrey C. Sprecher, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan mempercepat penyediaan infrastruktur on-chain bagi investor global.

"Hubungan strategis kami dengan OKX akan memperluas akses ritel global ke pasar teregulasi ICE dan mempercepat rencana kami menawarkan aset yang ditokenisasi," ujar Jeffrey dalam keterangannya, Sabtu (7/3).

Senada dengan itu, Pendiri dan CEO OKX, Star Xu, menyebut kemitraan ini sebagai upaya membangun struktur pasar yang lebih andal. 

"Kami menjembatani aset digital dan ekuitas untuk memenuhi standar institusional dalam manajemen risiko dan kepatuhan," tuturnya.

Integrasi tersebut juga mendapat dukungan dari lembaga keuangan global seperti BNY dan Citi. Kedua bank raksasa tersebut bergabung untuk mendukung deposito bertokenisasi di seluruh lembaga kliring ICE, yang memungkinkan pengelolaan dana dilakukan di luar jam operasional perbankan tradisional. Investasi ini memperkuat posisi ICE sebagai pemain utama dalam pasar keuangan berbasis on-chain

Sebelumnya, pada November 2025, ICE juga telah mengucurkan investasi sebesar US$2 miliar ke platform pasar prediksi Polymarket. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya