Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 2,3 juta penduduk Gaza bakal makin menderita setelah Israel memutus suplai listrik ke Gaza untuk menekan Hamas di tengah negosiasi gencatan senjata yang semakin rapuh.
Menteri Energi Israel Eli Cohen menerbitkan instruksi kepada Israel Electric Corporation untuk segera memutus listrik ke Gaza. Konsekuensi, sekitar 2,3 juta penduduk Gaza bakal makin menderita.
“Kami akan menggunakan semua alat yang tersedia bagi kami sehingga semua sandera akan kembali dan kami akan memastikan bahwa Hamas tidak akan berada di Gaza pada hari berikutnya," kata Cohen dalam sebuah pernyataan video seperti dilansir Times of Israel.
Sebagian besar warga Gaza bergantung pada pembangkit desalinasi yang mengandalkan generator diesel atau panel surya untuk mendapatkan listrik. Aksi Israel memutus pasokan akan berdampak besar.
Israel berusaha memaksa Hamas untuk perpanjangan fase pertama gencatan senjata hingga pertengahan April dan bersikeras agar sisa 59 sandera dibebaskan. Sementara itu, fase pertama gencatan senjata sudah lewat.
Kubu Israel sebelumnya juga telah memutus semua pasokan bantuan ke Gaza dengan klaim Hamas mencurinya serta mengambil untung dari distribusinya.
Belakangan ini, Israel juga mengintensifkan serangan di Gaza dan mendengungkan kabar persiapan untuk serangan besar.
Pada Minggu lalu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melakukan serangan udara di Gaza Utara. Sehari sebelumnya, serangan udara di Rafah juga dilakukan IDF. (Dhk/I-1)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Mohsen Rezaei, penasihat militer Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran tidak akan berhenti berperang sebelum AS memberikan jaminan internasional dan mencabut sanksi.
PAUS Leo XVI menilai kematian dan penderitaan akibat konflik Timur Tengah sebagai skandal bagi seluruh manusia dan kembali mendesak gencatan senjata segera.
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, Â langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Milisi Kataib Hizbullah sepakati jeda serangan terhadap Kedubes AS di Baghdad dengan syarat ketat. Sementara itu, pasokan gas Iran ke Irak terhenti total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved