Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
"BEBERAPA menit sebelum menjadi martir, dia memeluk dan menciumku." Itulah kenangan Ghada Asous, nenek dari Laila yang tewas dibunuh tantara Israel.
Israel telah menewaskan sedikitnya 13 anak Palestina di Tepi Barat yang diduduki sejak awal 2025. Yang termuda, Laila, baru berusia 2 tahun, ditembak di bagian belakang kepala saat makan malam bersama keluarganya.
Dengan berlakunya gencatan senjata di Jalur Gaza, Israel telah meningkatkan serangannya di Tepi Barat yang diduduki. Serangan biadab itu memaksa lebih dari 40.000 orang mengungsi hanya dalam waktu empat minggu, dengan sedikitnya 44 warga Palestina tewas.
Sedikitnya 100 sekolah di seluruh Tepi Barat terpaksa ditutup atau menghentikan kegiatan belajar mengajar. Ini menyebabkan ribuan anak tidak memperoleh pendidikan.
Berikut secuil kisah anak Tepi Barat yang tewas dibunuh Israel.

Dia yang terbaru dari sedikitnya 13 anak Palestina yang dibunuh Israel di Tepi Barat sejak 2025 dimulai.
Pada 25 Januari, Laila Al-Khatib sedang makan malam bersama keluarganya di rumah mereka, dekat Jenin, ketika pasukan Israel menembaknya di bagian belakang kepala.
"Laila adalah kebahagiaan di rumah. Dia sudah tidak ada di sini lagi. Saya dulu merawatnya dan dia selalu meminta puding beras. Dia dulu menyukainya dan selalu memintanya, tetapi sekarang Laila sudah tiada," ujar Ghada.

Reda dan Hamza Bsharat baru berumur 8 dan 10 tahun. Serangan pesawat nirawak Israel menewaskan kedua sepupu itu di luar rumah mereka di Tammun pada 8 Januari.
Kejamnya lagi, pasukan Israel menghalangi keluarga dan ambulans untuk menjangkau mereka.
"Terakhir kali kami bermain bersama, tidak ada pertengkaran. Dia sangat berarti bagiku. Beberapa menit sebelum dia mati syahid, dia memeluk dan menciumku. Dia berdiri di sana," ujar saudara perempuan bernama Batoul Bsharat Reda.

Seorang tentara Israel menembaknya di perut di Tulkarem pada 28 Januari. Ia meninggal 10 hari kemudian di rumah sakit.
Tentara Israel menghalangi ayah Saddam untuk mencoba menolong putranya yang terluka.
Tentara tersebut diduga mengatakan kepada ayahnya: "Sayalah yang menembak putra Anda. Insya Allah, ia akan mati."

Saat dibunuh, keduanya berusia 14 tahun. Mereka tewas akibat serangan pesawat nirawak dengan selang waktu beberapa minggu di Jenin, tempat serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 25 orang dalam 4 minggu terakhir.
Tentara Israel menembaknya dari jarak 650 meter saat ia sedang duduk bersama teman-temannya di dekat taman kanak-kanak di Sebastia.
Setidaknya 195 anak Palestina telah terbunuh di Tepi Barat yang diduduki sejak Oktober 2023. Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 17.800 anak, termasuk sedikitnya 214 bayi baru lahir. (Al Jazeera/Z-2)
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved