Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi pada Minggu (9/2) mengecam keras pernyataan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyerukan pemindahan warga Palestina ke wilayah kerajaan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan kembali penolakan tegas terhadap retorika tersebut, dia menekankan bahwa rakyat Palestina memiliki hak atas tanah mereka.
"Mereka bukanlah penyusup atau imigran yang dapat diusir kapan saja oleh pendudukan brutal Israel," kata Kemenlu dalam pernyataan resminya seperti dilansir Anadolu, Minggu (9/2).
Saudi juga menyatakan bahwa mentalitas warga negeri Zionis yang tidak memahami apa arti tanah Palestina bagi warga Palestina dan menegaskan bahwa Israel tidak menganggap bahwa rakyat Palestina layak untuk hidup.
“Pendukung ide-ide ekstremis ini adalah mereka yang mencegah Israel menerima perdamaian,” kata kementerian tersebut, seraya menekankan bahwa Israel telah secara sistematis melakukan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina selama lebih dari 75 tahun.
Mereka menegaskan kembali komitmennya terhadap resolusi damai, Arab Saudi menegaskan bahwa hak Rakyat Palestina akan tetap ditegakkan dengan kokoh dan tidak seorang pun akan dapat merampasnya dari mereka, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.
“Perdamaian abadi tidak akan tercapai kecuali dengan kembali pada logika akal sehat dan menerima prinsip hidup berdampingan secara damai melalui solusi dua negara,” imbuhnya.
Pada hari Kamis lalu, Netanyahu mengusulkan agar Palestina mendirikan negara mereka di Arab Saudi dan bukan di tanah air mereka sendiri, dan menepis anggapan apa pun tentang kedaulatan Palestina.
“Saudi dapat mendirikan negara Palestina di Arab Saudi; mereka memiliki banyak tanah di sana,” katanya.
Sebelumnya, pada 4 Februari lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan mengambil alih Gaza dan memukimkan kembali warga Palestina di tempat lain berdasarkan rencana pembangunan kembali yang luar biasa yang ia klaim dapat mengubah daerah kantong itu menjadi “Riviera Timur Tengah.”
Usulannya mendapat kecaman luas dari Palestina, negara-negara Arab, dan banyak negara lain di seluruh dunia, termasuk Kanada, Prancis, Jerman, dan Inggris. (Fer/P-3)
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved