Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi pada Minggu (9/2) mengecam keras pernyataan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyerukan pemindahan warga Palestina ke wilayah kerajaan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan kembali penolakan tegas terhadap retorika tersebut, dia menekankan bahwa rakyat Palestina memiliki hak atas tanah mereka.
"Mereka bukanlah penyusup atau imigran yang dapat diusir kapan saja oleh pendudukan brutal Israel," kata Kemenlu dalam pernyataan resminya seperti dilansir Anadolu, Minggu (9/2).
Saudi juga menyatakan bahwa mentalitas warga negeri Zionis yang tidak memahami apa arti tanah Palestina bagi warga Palestina dan menegaskan bahwa Israel tidak menganggap bahwa rakyat Palestina layak untuk hidup.
“Pendukung ide-ide ekstremis ini adalah mereka yang mencegah Israel menerima perdamaian,” kata kementerian tersebut, seraya menekankan bahwa Israel telah secara sistematis melakukan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina selama lebih dari 75 tahun.
Mereka menegaskan kembali komitmennya terhadap resolusi damai, Arab Saudi menegaskan bahwa hak Rakyat Palestina akan tetap ditegakkan dengan kokoh dan tidak seorang pun akan dapat merampasnya dari mereka, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.
“Perdamaian abadi tidak akan tercapai kecuali dengan kembali pada logika akal sehat dan menerima prinsip hidup berdampingan secara damai melalui solusi dua negara,” imbuhnya.
Pada hari Kamis lalu, Netanyahu mengusulkan agar Palestina mendirikan negara mereka di Arab Saudi dan bukan di tanah air mereka sendiri, dan menepis anggapan apa pun tentang kedaulatan Palestina.
“Saudi dapat mendirikan negara Palestina di Arab Saudi; mereka memiliki banyak tanah di sana,” katanya.
Sebelumnya, pada 4 Februari lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan mengambil alih Gaza dan memukimkan kembali warga Palestina di tempat lain berdasarkan rencana pembangunan kembali yang luar biasa yang ia klaim dapat mengubah daerah kantong itu menjadi “Riviera Timur Tengah.”
Usulannya mendapat kecaman luas dari Palestina, negara-negara Arab, dan banyak negara lain di seluruh dunia, termasuk Kanada, Prancis, Jerman, dan Inggris. (Fer/P-3)
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Serangan AS-Israel ke Iran memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia ini mengalirkan 20 juta barel minyak per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved