Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HONGARIA tidak mengagendakan aksesi atau masuknya Ukraina ke NATO. Alasannya, hal tersebut berarti konfrontasi langsung antara aliansi tersebut dan Rusia serta akan menyebabkan Perang Dunia III.
Menurut Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto dalam wawancara dengan RIA Novosti, sejak awal konflik di Ukraina, Budapest telah menentukan sejumlah garis merah. Salah satu garis merah itu ialah perlu melakukan yang terbaik dan semaksimal mungkin untuk menghindari segala bentuk konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia.
"Jadi jika Ukraina menjadi anggota NATO, itu berarti konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia. Dan itu berarti Perang Dunia Ketiga," kata Szijjarto.
Baca juga : Ukraina belum Berhasil Yakinkan Sekutu Barat Tembak Rudal Rusia
"Kami hanya ingin menghindari hal itu. Inilah bagi kami isu itu (masuknya Ukraina ke NATO) tidak ada dalam agenda," katanya.
Ia melanjutkan, sebagian besar rekannya dari negara-negara NATO, dalam percakapan dengan perwakilan Ukraina, berbicara tentang kemungkinan aksesi Kiev ke aliansi tersebut. Namun dalam lingkup tertutup mereka mengakui bahwa hal ini tidak mungkin.
Sebelumnya pada awal Oktober, Sekretaris Jenderal NATO yang baru Mark Rutte mengunjungi Kiev. Dalam kunjungan tersebut, Rutte mengatakan bahwa akan tiba saatnya Ukraina akan menjadi anggota penuh NATO dan Rusia tidak akan memiliki hak veto mengenai masalah ini.
Pada saat yang sama, Sekjen NATO tidak menyebutkan kerangka waktu apa pun untuk kemungkinan undangan Ukraina ke NATO yang memerlukan keputusan bulat oleh semua anggota aliansi.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mencatat bahwa kemungkinan keanggotaan Ukraina di NATO merupakan ancaman terhadap keamanan Rusia. Putin menekankan bahwa risiko bergabungnya Kiev dengan aliansi tersebut ialah salah satu alasan dilaksanakan peluncuran operasi militer khusus ke Ukraina. (Ant/Z-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved