Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis (3/10) mengatakan pihaknya belum berhasil meyakinkan negara-negara Barat sekutunya untuk menembak jatuh drone dan rudal Rusia. Ia juga mengungkapkan bahwa prospek Ukraina untuk menjadi anggota NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) juga suram.
"Sekarang kami sedang berupaya agar Ukraina menjadi anggota NATO. Ini sulit untuk dicapai. Namun, kami akan melakulan segalanya untuk mencapainya," kata Zelensky dalam konferensi pers yang disiarkan di media sosial.
"Pertanyaan kedua ialah senjata, pertahanan udara sekutu. Apakah mereka siap atau tidak menembak jatuh (drone, rudal Rusia)? Kami sedang bekerja dengan mereka, tetapi mereka belum siap," ujarnya.
Baca juga : Rudal yang Hantam Polandia Milik Ukraina, NATO dan Zelensky Tetap Salahkan Rusia
Zelensky mengatakan Ukraina akan terus berusaha meyakinkan negara-negara mitra dan menerapkan perjanjian pertahanan udara yang dicapai pada KTT NATO terbaru, yaitu sistem pertahanan udara SAMP-T.
Ukraina telah berulang kali meminta sekutu-sekutunya di kalangan negara Barat untuk menembak jatuh rudal dan drone Rusia di wilayah udara Ukraina.
Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan bahwa negaranya akan mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan tindakan tersebut. (Ant/Z-2)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved