Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Kepala Hizbullah Libanon Naim Qasim muncul dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin (30/9). Ia memberi tahu warga Libanon untuk tetap tenang.
"Kemenangan adalah sekutu kita. Kita perlu sedikit kesabaran," ujarnya.
Dalam pidatonya, Qassem bersumpah untuk terus berjuang. Kelompok itu siap untuk perang panjang.
Baca juga : Naim Qassem Ditunjuk sebagai Pemimpin Sementara Hizbullah, Siapa Dia?
Dalam pidato pertamanya sejak pemimpinnya, Hassan Nasrallah, terbunuh, ia menambahkan bahwa kelompok itu akan memilih sekretaris jenderal baru berdasarkan mekanisme di dalam Hizbullah.
Pidato Qassem pada Senin disampaikan beberapa hari setelah Nasrallah terbunuh dalam serangan Israel pada Jumat (27/).
Qassem menambahkan bahwa meskipun komandan militer tertinggi Hizbullah terbunuh selama beberapa bulan terakhir, Hizbullah sekarang mengandalkan komandan baru.
Baca juga : Tambah Militer di Timur Tengah, AS Ancam Iran dan Proksinya
"Israel tidak dapat memengaruhi kemampuan (militer) kami," kata Qassem dilansir dari Arab News. "Ada wakil komandan dan ada pengganti jika seorang komandan terluka di pos mana pun."
Israel dalam beberapa hari terakhir meningkatkan serangannya terhadap Libanon dan pengeboman Israel yang semakin intensif selama dua minggu telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi Hizbullah.
Baca juga: Sepak Terjang Hizbullah terkait Israel, Syiah-Suni, dan Pemerintahan Libanon
Wakil pemimpin Hizbullah berjanji untuk terus memerangi Israel. Kelompok militan itu siap untuk perang panjang setelah sebagian besar komando utamanya terbunuh, termasuk pemimpinnya, Hassan Nasrallah.
Dalam pidatonya, Qassem mengatakan bahwa jika Israel memutuskan untuk melancarkan serangan darat, para pejuang Hizbullah siap untuk berperang dan mempertahankan Libanon. (Z-2)
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Militer Israel (IDF) memulai operasi darat terbatas di Libanon Selatan guna melumpuhkan infrastruktur Hizbullah. Simak perkembangan konflik dan dampaknya bagi warga sipil.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Krisis Libanon 2026: UNICEF laporkan 700.000 pengungsi, termasuk 200.000 anak-anak. Angka kematian anak melonjak 25% dalam sepekan. Baca selengkapnya.
Update perang Libanon: Hizbullah pukul mundur pasukan Israel di Al-Khiyam. Presiden Joseph Aoun tawarkan deeskalasi di tengah pertempuran sengit.
Serangan udara Israel di Nabatieh, Libanon, tewaskan 10 orang. Total korban tewas di Libanon mencapai 400 jiwa dalam sepekan terakhir. Simak update konflik terbaru.
Eskalasi di perbatasan Lebanon: Hizbullah lancarkan 20 serangan roket dan drone ke Israel utara, sasar radar Iron Dome di Haifa hingga pangkalan Tel Hashomer.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
HIZBULLAH mengadakan pemakaman untuk panglima militer tertingginya dan anggota lain dari kelompok militan tersebut sehari setelah serangan mematikan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved