Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Sean 'Diddy' Combs ditangkap di hotel Park Hyatt di West 57th Street karena dugaan melakukan kekerasan dan pelecehan seksual.
Dikutip dari NBC News, Jaksa AS Damian Williams menyatakan bahwa agen federal menangkap Combs berdasarkan dakwaan tertutup yang diajukan oleh Distrik Selatan New York pada Senin (16/9) malam kemarin.
"Kami berharap untuk mengungkap dakwaan pada pagi hari dan akan ada lebih banyak hal yang bisa dikatakan pada saat itu," kata Williams.
Baca juga : Shania Twain Ungkap Kebenaran Tragis di Balik Salah Satu Lagu Populernya
Bahkan, kamera pengawas CCTV yang berdurasi 02.16 menit di hotel tersebut menayangkan detik-detik Sean 'Diddy' Combs melakukan perbuatannya itu.
Terlihat Sean 'Diddy' Combs hanya mengenakan handuk saja. Lalu ia menghampiri wanita di depan lift dan langsung melakukan tindakan kekerasan.
Sementara itu, Pengacara Sean 'Diddy' Combs, Marc Agnifilo mengatakan bahwa dirinya kecewa atas perlakuan pihak berwenang terhadap kliennya.
Baca juga : Sean “Diddy” Combs Kehilangan Gelar Kehormatan dari Universitas Howard
Padahal, menurutnya Sean 'Diddy' Combs sudah bersikap koperatif selama penyelidikan berlangsung.
"Sean 'Diddy' Combs adalah ikon musik, wirausahawan, pria yang mencintai keluarga, dan dermawan terbukti yang telah menghabiskan 30 tahun terakhir membangun sebuah kerajaan, memuja anak-anaknya, dan bekerja untuk mengangkat komunitas Kulit Hitam,” kata pernyataan itu." “Dia adalah orang yang tidak sempurna tapi dia bukan penjahat," katanya.
"Ini adalah tindakan orang yang tidak bersalah dan tidak menyembunyikan apa pun, dan dia berharap dapat membersihkan namanya di pengadilan," tambahnya.
Padahal, Sean 'Diddy' Combs telah menghadapi gelombang tuntutan hukum yang baru-baru ini terjadi pada minggu lalu.
Sean 'Diddy' Combs dituduh melakukan pelecehan seksual dan pelanggaran sejak November, ketika mantan pacarnya Casandra Ventura menggugatnya di pengadilan federal, menuduhnya melakukan pelecehan fisik dan seksual selama bertahun-tahun.
Ventura, yang paling dikenal dengan nama panggungnya, Cassie, pernah menandatangani kontrak dengan label rekaman Bad Boy milik Combs.
Baca juga : Sean Combs Dihadapkan pada Klaim Pelecehan Seksual Baru di New York
Keduanya menyelesaikan gugatannya sehari setelah diajukan, tanpa mengungkapkan ketentuan penyelesaiannya. Pengacara Combs mengatakan penyelesaian tersebut bukanlah pengakuan atas kesalahan. Dia sebelumnya membantah tuduhan tersebut.
Sejak saat itu, sejumlah orang lain telah menggugat, termasuk Dawn Richard, yang menuduh bahwa dia meraba-raba dan mengancamnya ketika dia mempekerjakannya dari tahun 2005 hingga 2012 dan bahwa dia menyaksikan dia secara brutal memukuli Ventura.
Lalu Sean 'Diddy' Combs dengan keras membantah tuduhan dalam tuntutan hukum tersebut. Namun pada bulan Mei, video Sean 'Diddy' Combs di hotel yang menendang, meninju, dan melempar Ventura ke lantai di sebuah lorong di Los Angeles pada tahun 2016 viral.
Setelah itu dia meminta maaf melalui unggahan video di Instagram yang mengatakan bahwa perilakunya "tidak dapat dimaafkan" dan bahwa dia telah mencari terapi. Video itu kemudian dihapus dari halamannya. (NBC) (Z-12)
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
UNISA Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus kekerasan yang melibatkan dua mahasiswa UNISA Yogyakarta.
Dinas terus berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memastikan ketersediaan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh seluruh warga hingga tingkat kelurahan.
Tidak ada zona tertentu yang bisa dikategorikan rawan secara absolut karena potensi kekerasan dapat terjadi di mana saja.
Ia menjelaskan, koordinasi melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum.
Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Rukun dengan Teman yang merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto
Jacques Leveugle ditangkap setelah keponakannya menemukan USB berisi catatan kejahatan seksual terhadap 89 remaja di berbagai negara.
Jumlah korban dalam kasus dugaan pelecehan yang melibatkan guru di sebuah SMA di kawasan Pasar Rebo lebih dari dua siswi.
Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap tuduhan serius terhadap Jes Staley, mantan CEO Barclays. Ia diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Ketegangan terjadi di Oval Office saat Presiden Donald Trump menyerang pribadi jurnalis CNN, Kaitlan Collins, yang mencecarnya soal keadilan bagi korban Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved