Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA mengirim sistem pertahanan udara ke Iran saat negara otoriter itu mempersiapkan serangan segera terhadap Israel, menurut pejabat di Teheran.
The New York Times diberi tahu oleh dua pejabat Iran, salah satunya ialah anggota militer negara itu, bahwa Rusia telah mulai mengirimkan radar canggih dan peralatan pertahanan udara.
Meskipun tidak diketahui secara pasti peralatan yang diminta Iran, Iran sudah memiliki beberapa sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia.
Baca juga : Blinken: Serangan Iran dan Hizbullah ke Israel paling Cepat Senin
Baru kemarin Sergei Shoigu, sekretaris dewan keamanan Rusia dan mantan menteri pertahanan, bertemu dengan presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan pejabat keamanan tinggi untuk mendukung negara Timur Tengah itu.
Dilansir dari Daily Mail, Shoigu berkata, "Kami siap bekerja sama sepenuhnya dengan Iran di berbagai bidang."
Sementara itu, Pezeshkian berterima kasih kepada Moskow karena mendukung Iran di masa sulit. Ia menambahkan bahwa ia ingin memperkuat hubungan dengan Rusia.
Baca juga : Serangan Iran Diperkirakan Terjadi dalam Hitungan Jam dan Lebih Dahsyat
Iran saat ini tengah mempersiapkan serangan besar terhadap Israel sebagai balasan atas tewasnya negosiator utama Hamas Ismail Haniyeh di Teheran dan komandan Hizbullah Fuad Shukr di Beirut bulan lalu.
Diplomat utama AS, Anthony Blinken, mengatakan kepada G7 pada akhir pekan bahwa hanya ada sedikit informasi tentang bentuk serangan yang diharapkan, tetapi kemungkinan besar akan terjadi pada akhir Selasa, jika memang terjadi.
Para pejabat Amerika dan Israel yakin bahwa Iran akan berkoordinasi dengan sekutunya di kawasan tersebut, yang juga dikenal sebagai Poros Perlawanan, terdiri dari kelompok-kelompok, termasuk Hizbullah di Libanon dan Houthi di Yaman.
Baca juga : Biden Temui Tim Keamanan Nasional Bahas Ancaman Konflik Timur Tengah
Di balik pintu tertutup, AS telah berupaya meredakan ketegangan antara Israel, Iran, dan sekutunya masing-masing.
Dalam upaya putus asa untuk meredakan ketegangan, Biden kemarin menelepon Raja Abdullah II dari Yordania, yang membantu menjatuhkan pesawat nirawak dan rudal Iran dalam pertikaian sebelumnya pada April.
Blinken menelepon pejabat tinggi di Qatar dan Mesir, perantara utama yang mengupayakan gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas yang telah berlangsung selama 10 bulan.
"Kami terlibat dalam diplomasi yang intens, hampir sepanjang waktu, dengan pesan yang sangat sederhana, semua pihak harus menahan diri dari eskalasi," kata Blinken setelah bergabung dengan pejabat tinggi lainnya dalam pertemuan di Gedung Putih.
"Sangat penting bagi kita untuk memutus siklus ini dengan mencapai gencatan senjata di Gaza," kata Blinken. (Z-2)
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrikĀ
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved