Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS mengirim dua kapal perang angkatan laut dan beberapa helikopter Angkatan Udara Kerajaan ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. Hal ini terjadi setelah sejumlah negara termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS) meminta warga negara mereka di Libanon untuk segera meninggalkan negara tersebut.
Pasukan Israel baru-baru ini telah melakukan serangkaian pembunuhan besar-besaran yang menewaskan pemimpin senior Hamas dan seorang komandan Hizbullah. Pasukan proksi terbesar Iran, Hizbullah, menanggapi dengan menembakkan sekitar 30 roket ke arah Galilea pada Sabtu (3/8) malam yang berhasil ditembak jatuh oleh Israel.
Namun, para pejabat AS, sekutu terkuat Israel, mengatakan bahwa mereka memperkirakan serangan balasan dari Iran yang dapat terjadi dalam hitungan jam. Petinggi intelijen memperkirakan serangan itu akan lebih besar dari beberapa ratus rudal yang diluncurkan oleh Teheran terhadap Israel pada April dan dapat melibatkan Hizbullah, Axios melaporkan.
Baca juga : Biden Temui Tim Keamanan Nasional Bahas Ancaman Konflik Timur Tengah
Menteri luar negeri Inggris David Lammy mengatakan bahwa situasi dapat memburuk dengan cepat. Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa kapal perusak pertahanan udara HMS Duncan milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RFA) Cardigan Bay sudah berada di wilayah tersebut.
Pejabat Kementerian Pertahanan juga mengatakan bahwa mereka mengerahkan staf militer untuk memberikan dukungan operasional kepada kedutaan besar guna membantu warga negara Inggris. Turki dan Jepang menjadi negara terakhir yang memperingatkan warga sipil mereka untuk mengungsi setelah Australia pada Minggu dan AS serta Inggris pada Sabtu.
Kedutaan Besar Amerika di Libanon memberi tahu warga negara AS untuk memesan tiket apa pun yang tersedia bagi mereka untuk keluar dari negara tersebut. "Kami menyarankan agar warga negara AS yang memilih untuk tidak meninggalkan Libanon menyiapkan rencana untuk situasi darurat dan berlindung untuk jangka waktu yang lama," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga : Iran Janji Balas Serangan Israel
G7 juga mendesak untuk menahan diri dengan menyampaikan kekhawatiran bahwa peristiwa baru-baru ini mengancam akan memicu konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Hal itu terjadi setelah AS mengerahkan armada kapal perang dan jet tempurnya sendiri ke Timur Tengah untuk melindungi warga sipil. Dan The Sun mengungkapkan minggu lalu bahwa Marinir Kerajaan Inggris telah disiagakan untuk mengevakuasi warga Inggris di Libanon.
Profesor Anthony Glees, seorang pakar intelijen dari Universitas Buckingham, mengatakan kepada The Sun terkait perang tersebut. Ia yakin semacam serangan balasan dari Iran atau Hizbullah sedang berlangsung dan perdamaian dunia berada di ujung tanduk.
Seperti pejabat yang dikutip dalam laporan tentang meningkatnya ketegangan saat ini, ia berpikir serangan balas dendam ini layaknya peluncuran rudal Iran pada 13 April. Namun karena keterbatasan angkatan udara dan kemampuan rudal Iran, ia berpikir hal itu kemungkinan melibatkan Hizbullah yang bermarkas tepat di atas perbatasan utara Israel.
Berbicara setelah Hizbullah menembakkan roket ke Israel pada Sabtu, Prof Glees mengatakan kepada The Sun, "Saya pikir situasinya telah berubah beberapa tingkat hari ini. Jika tidak ada apa pun dalam 24 jam ke depan, kita bisa bernapas lega. Namun saya prediksi akan ada sesuatu dalam 24 jam ke depan yang akan menunjukkan perang Timur Tengah yang lebih luas sekarang diharapkan."
Selama perjalanan ke Departemen Luar Negeri Israel beberapa tahun yang lalu, Prof Glees mengatakan tentang para pejabat, "Setiap orang mengatakan, orang-orang yang benar-benar kita takuti, selama Iran tidak memiliki senjata nuklir ialah Hizbullah. Mereka yang benar-benar berbahaya. Itulah musuh yang ditakuti Israel," tambahnya. (Z-2)
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
KOMISI I DPR RI menilai tawaran Indonesia untuk berperan sebagai juru runding dalam Perang AS-Israel vs Iran merupakan implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif.
ANGKATAN Udara Qatar menembak jatuh dua jet tempur Iran dan mencegat sejumlah rudal serta drone yang memasuki wilayahnya, menandai eskalasi baru konflik Timur Tengah.
Negara Teluk (GCC) siapkan langkah tegas hadapi serangan Iran pasca tewasnya pemimpin tertinggi. Simak dampak stabilitas kawasan bagi ekonomi global.
Seberapa kuat Iran dapat bertahan, atau bahkan sebaliknya malah bisa mengubah permainan?
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
KOMISI I DPR RI menilai tawaran Indonesia untuk berperan sebagai juru runding dalam Perang AS-Israel vs Iran merupakan implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif.
ANGKATAN Udara Qatar menembak jatuh dua jet tempur Iran dan mencegat sejumlah rudal serta drone yang memasuki wilayahnya, menandai eskalasi baru konflik Timur Tengah.
Negara Teluk (GCC) siapkan langkah tegas hadapi serangan Iran pasca tewasnya pemimpin tertinggi. Simak dampak stabilitas kawasan bagi ekonomi global.
Menlu Prancis Jean-Noel Barrot tegaskan kesiapan bela sekutu Teluk dari serangan rudal Iran. Simak rencana evakuasi 400 ribu warga Prancis di sini.
DEWAN Ministerial Kerja Sama Teluk (GCC) menyatakan penolakan keras atas serangan Iran yang menargetkan negara-negara anggota GCC dan Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved