Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Ministerial Kerja Sama Teluk (GCC) menyatakan penolakan keras atas serangan Iran yang menargetkan negara-negara anggota GCC dan Yordania. Mereka menegaskan bahwa negara-negara kawasan memiliki hak hukum sepenuhnya untuk merespons tindakan tersebut.
Pertemuan tersebut secara khusus meninjau dampak kerusakan luas akibat serangan yang disebut sebagai tindakan berkhianat.
Serangan Iran dilaporkan menyasar fasilitas sipil, lokasi layanan publik, hingga kawasan pemukiman yang memicu kerugian material signifikan serta mengancam nyawa warga sipil.
Dalam pernyataan resminya, Dewan Ministerial menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara, prinsip bertetangga yang baik, serta piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dewan menekankan bahwa penargetan terhadap warga dan objek sipil merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Solidaritas penuh antarnegara anggota menjadi poin utama dalam pertemuan tersebut.
GCC menegaskan posisi bersatu dalam menghadapi ancaman, dengan prinsip bahwa keamanan setiap negara anggota adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan langsung terhadap seluruh anggota lainnya.
Terkait langkah hukum internasional, Dewan merujuk pada ketentuan bela diri yang diatur oleh dunia. "Negara-negara GCC mempertahankan hak hukum mereka untuk merespons berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, yang menjamin hak untuk membela diri, secara individu maupun kolektif, dalam hal terjadi agresi, dan untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan guna menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas mereka," tulis pernyataan tersebut dikutip dari Asharq Al-awsat.
Dewan juga memberikan apresiasi tinggi kepada angkatan bersenjata negara-negara anggota yang dinilai cekatan dalam meredam ancaman udara. Pasukan keamanan berhasil mencegat serangan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) dengan profesionalisme tinggi, sehingga mampu meminimalkan dampak kerusakan pada infrastruktur kritis.
Mengingat situasi yang kian memanas, para peserta pertemuan sepakat bahwa opsi militer tetap terbuka jika diperlukan.
"Mengingat agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan terhadap negara-negara GCC ini, negara-negara anggota akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela keamanan dan stabilitas mereka serta untuk melindungi wilayah, warga negara, dan penduduk mereka, termasuk opsi untuk menanggapi agresi tersebut," tegas pernyataan tersebut.
Sebagai langkah diplomasi, GCC mendesak komunitas internasional untuk turut mengecam tindakan Teheran. Dewan Keamanan PBB diminta segera memikul tanggung jawab dengan mengambil sikap tegas guna mencegah pelanggaran lebih lanjut di masa depan. (H-4)
Negara Teluk (GCC) siapkan langkah tegas hadapi serangan Iran pasca tewasnya pemimpin tertinggi. Simak dampak stabilitas kawasan bagi ekonomi global.
DEWAN Kerja Sama Teluk (GCC) mengecam serangan Israel terhadap Suriah.
Geopolitik Timur Tengah pada awal 2026 menunjukkan terjadinya pergeseran penting. Negara-negara TelukĀ menutup wilayah mereka sebagai titik operasi militer AS terhadap Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved