Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ISMAIL Haniyeh, salah satu pemimpin Hamas paling senior, menjadi target pembunuhan atau serangan saat tengah berada di Iran. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan Hamas, Rabu (31/7), mengonfirmasi Haniyeh terbunuh dalam insiden itu, seperti dilansir The New York Times.
Haniyeh adalah salah satu pemimpin paling senior Hamas selama dua dekade terakhir, yang dalam beberapa tahun terakhir menjalankan operasi politik kelompok perlawanan tersebut dari pengasingan di Qatar.
Dilaporkan, pada Selasa (30/7), Haniyeh berada di Iran bersama anggota senior lain dari 'poros perlawanan' Iran — yang meliputi Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, dan Houthi di Yaman — untuk menghadiri pelantikan presiden Iran yang baru terpilih.
Baca juga : Pernyataan Lengkap Hamas Soal Serangan yang Menewaskan Ismail Haniyeh
Ibrahim Madhoun, seorang analis yang dekat dengan Hamas, mengatakan tewasnya Haniyeh merupakan ‘pukulan telak’ bagi kelompok tersebut, tetapi ia mengatakan kematiannya tidak akan sampai menghancurkan atau meruntuhkan Hamas.
Hamas pernah menghadapi situasi serupa sebelumnya dengan kematian Ahmed Yassin dan Abdel Aziz Rantisi, katanya, menyebutkan para pemimpin Hamas yang dibunuh oleh Israel.
Pembunuhan pemimpin politik Hamas tersebut, katanya, menggambarkan bahwa tidak ada garis merah dalam perang antara Israel dan Hamas.
Baca juga : Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas dalam Serangan di Teheran
Ismail Haniyeh, pemimpin kantor politik Hamas, tewas dalam serangan Israel di Teheran, kata Hamas dalam sebuah unggahan di akun Telegram resminya.
Garda Revolusi Iran mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa Haniyehtewas di Teheran, saat ia menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian.
Pernyataan itu mengatakan bahwa ia dan seorang penjaga keamanan Iran menjadi target serangan di tempat tinggal mereka dan rincian lebih lanjut akan diumumkan.
Sementara itu, Militer Israel mengatakan tidak mengeluarkan perintah darurat baru untuk publik Israel, sebuah tanda bahwa pejabat ‘Negeri Zionis’ tidak memperkirakan akan terjadi pembalasan langsung atau segera.
"Kami lebih suka menyelesaikan permusuhan tanpa perang yang lebih luas," kata Daniel Hagari, juru bicara militer Israel. Namun ia menambahkan bahwa militer Israel “sepenuhnya siap untuk skenario apa pun." (B-3)
Donald Trump ungkap Iran dua kali coba bunuh dirinya sebelum Ali Khamenei tewas dalam operasi militer AS-Israel. Simak detail suksesi kepemimpinan Iran.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Pengadilan Utah memutuskan kantor jaksa tetap bisa melanjutkan tuntutan hukuman mati terhadap Tyler Robinson meski ada tuduhan konflik kepentingan.
Penentuan pasal pidana terhadap tersangka anggota Brimob yang menganiaya seorang siswa di Maluku hingga tewas akan sangat bergantung pada hasil pendalaman penyidik.
Nick Reiner, 32, jalani sidang dakwaan atas kasus pembunuhan orangtuanya, sutradara Hollywood Rob Reiner dan Michele Singer. Ia terancam hukuman mati.
KPF Masyarakat Sipil menyatakan kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 sebagai pembunuhan. Temuan ini memicu lonjakan aksi demonstrasi di 76 kota di Indonesia.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved