Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Vietnam To Lam menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin di Hanoi, pada Kamis (20/6), mereka berjanji untuk meningkatkan hubungan demi perdamaian dan stabilitas kawasan serta dunia.
Putin yang disambut dengan penghormatan 21 senjata pada upacara militer, mengatakan memperkuat kemitraan strategis komprehensif dengan Vietnam adalah salah satu prioritas Rusia.
Kunjungan tersebut mendapat peringatan keras dari Amerika Serikat (AS). Rusia menghadapi serangkaian sanksi yang dipimpin AS atas invasi besar-besarannya ke Ukraina.
Baca juga : Hadiahi Limosin Aurus, Putin Sopiri Kim Jong Un Keliling Pyongyang
Pada tahun 2023, Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag mengeluarkan surat perintah penangkapan Putin atas kejahatan perang. Kremlin menolaknya dan menyebutnya batal demi hukum, dan menekankan bahwa Moskow tidak mengakui yurisdiksi pengadilan tersebut.
Dilaporkan dari Hanoi, Tony Cheng dari Al Jazeera mengatakan bahwa Vietnam sangat ingin membuat Putin merasa diterima tetapi pada saat yang sama mereka memiliki hubungan yang kuat dengan Tiongkok dan AS yang ingin mereka lindungi.
Pemimpin Rusia itu menandatangani pakta pertahanan dengan Korea Utara sehari sebelumnya. Namun di Vietnam, ia hanya menandatangani perjanjian kerjasama lebih lanjut di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, energi, perubahan iklim dan kesehatan.
Baca juga : Putin dan Kim Jong Un Sepakat Saling Bantu Melawan Agresi
“Senjata akan dibahas, namun bukan senjata yang dikirim ke Rusia, melainkan senjata yang masuk ke Vietnam,” kata Cheng.
“Militer Vietnam masih sangat bergantung pada senjata buatan Rusia, namun mereka merasa semakin sulit mendapatkannya, terutama sejak perang di Ukraina dimulai,” sebutnya.
“Jadi, mereka menginginkan jaminan, namun ada juga tekanan pada militer Vietnam untuk mendiversifikasi ketergantungan militer mereka pada Rusia. Itu mungkin tema perjalanan ini,” tambahnya.
Baca juga : Kerja Sama Rusia-Korea Utara Berdasarkan Prinsip Kesetaraan dan Persahabatan Jangka Panjang
Putin tiba di Istana Kepresidenan Vietnam pada hari Kamis (20/6), di mana ia disambut oleh anak-anak sekolah yang mengibarkan bendera Rusia dan Vietnam.
Dia berjabat tangan dan memeluk Lam sebelum pertemuan bilateral dan pengarahan bersama kepada media pemerintahan.
Pemimpin Rusia itu juga dijadwalkan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Nguyen Phu Trong, Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan ketua parlemen Tran Thanh Man.
Baca juga : Reaksi Tiongkok Terhadap Kunjungan Vladimir Putin ke Korea Utara
"Kunjungan Putin baru-baru ini ke Tiongkok dan sekarang ke Korea Utara dan Vietnam merupakan upaya untuk memecahkan isolasi internasional, Nguyen Khac Giang,” kata seorang analis di ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura.
AS dan sekutu-sekutunya telah menyatakan keprihatinan yang semakin besar mengenai kemungkinan pengaturan senjata di mana Korea Utara akan menyediakan amunisi yang sangat dibutuhkan Rusia untuk digunakan di Ukraina, dengan imbalan bantuan ekonomi dan transfer teknologi yang dapat meningkatkan ancaman yang ditimbulkan oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong.
Kedua negara membantah tuduhan transfer senjata, yang akan melanggar beberapa sanksi Dewan Keamanan PBB.
Sementara itu, Rusia penting bagi Vietnam karena dua alasan, kata Giang: Rusia adalah pemasok peralatan militer terbesar bagi negara Asia Tenggara, dan teknologi eksplorasi minyak Rusia membantu mempertahankan klaim kedaulatannya di Laut Cina Selatan yang disengketakan.
“Rusia memberi isyarat bahwa mereka tidak terisolasi di Asia meski terjadi perang di Ukraina, dan Vietnam memperkuat hubungan tradisional yang penting meskipun mereka juga mendiversifikasi hubungan dengan mitra-mitra baru,” ujar peneliti Program Asia di Wilson Center Prashanth Parameswaran dikutip dar AFP (Z-8)
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Institut Nasional Kebersihan dan Epidemiologi (NIHE) Vietnam telah mengambil langkah proaktif untuk memperkuat strategi pencegahan dan pengendalian penyakit menjelang perayaan Imlek.
Perubahan format AFC dan OCA membuat hanya 16 tim Piala Asia U-23 2026 lolos ke Asian Games 2026. Indonesia terancam gagal tampil di Jepang.
Tim nasional futsal Indonesia mencetak kemenangan bersejarah usai menaklukkan Vietnam dengan skor 3-2 pada laga perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved