Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) sedang merancang sanksi untuk memutus akses beberapa bank Tiongkok dari sistem keuangan global. Ancaman itu, diharapkan akan menghentikan dukungan komersial Tiongkok terhadap produksi militer Rusia.
“Pertanyaannya adalah apakah ancaman finansial yang kuat ini dapat melemahkan perdagangan Tiongkok-Rusia sehingga memungkinkan Moskow membangun kembali militernya setelah kekalahan di Ukraina,” tulis laporan Wall Street Journal pada Senin (22/4), mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Sementara Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengunjungi Tiongkok minggu ini, namun dia juga mengkritik dukungan Tiongkok terhadap industri pertahanan Rusia, dengan mengatakan bahwa Beijing adalah kontributor utama perang Moskow di Ukraina melalui penyediaan komponen penting untuk persenjataan.
Baca juga : Rusia Genjot Produksi Tank dan Peralatan Militer
Dalam beberapa minggu terakhir, para pejabat AS telah meningkatkan tekanan terhadap Tiongkok, memperingatkan bahwa Washington siap mengambil tindakan terhadap lembaga-lembaga keuangan Tiongkok yang memfasilitasi perdagangan barang yang memiliki kegunaan sipil dan militer.
"Para pejabat AS mengatakan menargetkan bank-bank dengan sanksi adalah pilihan yang lebih baik jika upaya diplomatik gagal membujuk Beijing untuk mengekang ekspor,” tambah laporan itu.
Memang para pejabat AS telah meningkatkan tekanan terhadap Beijing dalam beberapa pekan terakhir melalui pertemuan dan panggilan pribadi. Mereka memperingatkan bahwa Washington siap mengambil tindakan terhadap lembaga-lembaga keuangan Tiongkok yang menangani perdagangan barang-barang yang memiliki kegunaan ganda tersebut.
Baca juga : Swedia Tingkatkan Bantuan Militer Senilai US$682 Juta untuk Ukraina
"Bank mana pun yang memfasilitasi transaksi signifikan yang menyalurkan barang-barang militer atau penggunaan ganda ke pangkalan industri pertahanan Rusia, akan menghadapi risiko sanksi AS," kata Menteri Keuangan Janet Yellen awal bulan ini di tengah pertemuan dengan rekan-rekannya di Beijing.
Memotong akses bank terhadap dolar – mata uang yang digunakan dalam sebagian besar perdagangan global – seringkali hanya dilakukan sebagai upaya terakhir, karena sanksi semacam itu sering kali memaksa bank mengalami kegagalan, sehingga berdampak pada nasabah dan basis klien mereka.
Tindakan seperti itu juga mewakili risiko khusus bagi Tiongkok ketika negara tersebut bergulat dengan pemulihan ekonomi yang lambat dan meningkatnya utang.
Baca juga : Tiongkok dan Pakistan Latihan Militer bersama di Laut Arab
Bank Rakyat Tiongkok dan Administrasi Regulasi Keuangan Nasional, regulator perbankan utama Tiongkok, tidak menjawab permintaan komentar dari wartawan.
Tiongkok dan Rusia telah mendorong lebih banyak perdagangan dalam yuan dibandingkan dolar setelah perang di Ukraina, sebuah upaya yang dapat melindungi perekonomian mereka dari potensi meningkatnya sanksi AS.
Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya menjatuhkan sanksi besar-besaran terhadap sistem keuangan Rusia setelah Moskow menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Beberapa bank di Tiongkok, Uni Emirat Arab, dan Türkiye telah meningkatkan persyaratan kepatuhan sanksi mereka, sehingga mengakibatkan penundaan atau bahkan penolakan pengiriman uang ke Moskow. Penundaan ini menunjukkan bagaimana pembatasan yang dilakukan AS bisa berdampak besar.
Bank-bank, yang berhati-hati terhadap sanksi sekunder AS, mulai meminta klien mereka untuk memberikan jaminan tertulis bahwa tidak ada orang atau entitas dari daftar SDN (Special Designated Nationals) AS yang terlibat dalam kesepakatan atau penerima pembayaran. (CNA/fer/Z-7)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved