Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK ada kemungkinan bahwa kompleks medis terbesar di Jalur Gaza dapat segera berfungsi. Itu setelah penggerebekan selama dua minggu menyebabkan sebagian besar fasilitas tersebut hancur.
"Bahkan memulihkan fungsi minimal dalam jangka pendek tampaknya tidak masuk akal," tulis Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di media sosial X setelah misi multilembaga yang dipimpin WHO mengakses Rumah Sakit Al-Shifa di bagian barat Kota Gaza.
WHO dan mitranya berhasil mencapai Al-Shifa, kata dia, yang pernah menjadi tulang punggung sistem kesehatan di Gaza. "Kini hanya berupa kuburan manusia setelah pengepungan terakhir," kata Tedros.
Baca juga : WHO: Tidak Ada Rumah Sakit Berfungsi di Gaza Utara
Tim mengamati setidaknya lima mayat, katanya, seraya menambahkan bahwa sebagian besar bangunan di kompleks rumah sakit mengalami kerusakan parah. Banyak aset rusak atau hancur.
"Upaya WHO dan mitranya baru-baru ini untuk mendukung kebangkitan layanan dasar di Al-Shifa kini telah hilang. Masyarakat sekali lagi kehilangan akses terhadap layanan kesehatan yang dapat menyelamatkan nyawa," menurut Tedros.
Ia mengatakan evaluasi menyeluruh oleh tim insinyur diperlukan untuk memastikan keamanan sisa bangunan untuk potensi penggunaan di masa depan. Dengan ancaman kelaparan, penyebaran wabah penyakit, dan peningkatan cedera trauma, WHO menyerukan pengamanan mendesak terhadap fasilitas layanan kesehatan yang tersisa di Gaza bersama dengan perlindungan pekerja kesehatan dan personel kemanusiaan.
Baca juga : WHO Nilai Evakuasi Gaza Pasien sebagai Ancaman Kehidupan
Dia juga menekankan pentingnya jalur bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke dan di seluruh Gaza serta gencatan senjata yang mendesak. Israel pada Senin (1/4) mengumumkan bahwa mereka telah mundur dari Rumah Sakit Al-Shifa dan sekitarnya setelah 14 hari penggerebekan yang dimulai pada 18 Maret.
Rumah sakit tersebut sebelumnya menjadi sasaran penggerebekan pada 16 November setelah dikepung selama satu minggu ketika halamannya, sebagian bangunannya, peralatan medis, dan generator listriknya dihancurkan.
Israel telah melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas pada awal Oktober oleh kelompok Palestina, Hamas, yang menewaskan kurang dari 1.200 orang. Lebih dari 33.100 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 75.800 orang terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.
Baca juga : WHO Selesaikan Evakuasi Kedua RS Gaza di tengah Pertempuran Sengit
Israel juga memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza. Ini menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan.
Perang Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sekitar 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Pekan lalu, pengadilan dunia itu meminta Israel berbuat lebih banyak untuk mencegah kelaparan di Gaza. (Anadolu/Z-2)
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
DUA prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNIFIL, kembali gugur di Libanon.
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Presiden Prabowo Subianto yang telah menawarkan dirinya menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata bisa dilakukan.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Mengenal UNIFIL, misi perdamaian PBB di Libanon yang melibatkan lebih dari 10.000 pasukan dari 50 negara. Indonesia ternyata menjadi salah satu kontributor terbesar.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved