Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Selasa (20/2) bahwa pihaknya telah menyelesaikan misi evakuasi kedua dari Rumah Sakit Nasser di Gaza. Mereka juga menyuarakan keprihatinan terhadap hampir 150 pasien dan petugas medis yang masih berada di lokasi tersebut di tengah pertempuran yang terus berlanjut.
Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, rumah sakit terbesar kedua di Gaza, berhenti berfungsi pekan lalu setelah pengepungan Israel selama seminggu yang diikuti dengan penggerebekan. Staf WHO dan kelompok bantuan lain sejauh ini mengevakuasi 32 pasien kritis termasuk anak-anak yang terluka dan mereka yang mengalami kelumpuhan.
Namun badan tersebut khawatir terhadap kondisi mereka yang tertinggal karena persediaan yang semakin menipis. "WHO mengkhawatirkan keselamatan dan kesejahteraan para pasien dan petugas kesehatan yang masih berada di rumah sakit dan memperingatkan bahwa gangguan lebih lanjut terhadap layanan penyelamatan nyawa bagi mereka yang sakit dan terluka akan menyebabkan lebih banyak kematian," kata WHO di situs media sosial X.
Baca juga : Israel Hancurkan Rumah Sakit Terakhir di Gaza
WHO mencatat mereka yang tersisa termasuk 130 pasien dan 15 petugas medis. Israel mengatakan Hamas, kelompok militan yang menguasai Gaza sejak 2007, menggunakan rumah sakit sebagai tempat perlindungan. Hamas menyangkal hal ini dan mengatakan tuduhan Israel hanya sebagai dalih untuk menghancurkan sistem layanan kesehatan.
Tarik Jašarevi dari WHO mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa staf WHO yang merupakan bagian dari misi penyelamatan harus menavigasi koridor gelap gulita dengan senter untuk menemukan pasien di tengah tembakan. Bantuan harus datang dengan berjalan kaki karena selokan yang dalam dan berlumpur di dekat lokasi kejadian membuat jalan tersebut tidak dapat dilalui.
"Sangat sulit melihat adegan orang-orang disingkirkan begitu saja," katanya. Ia mengatakan persediaan makanan terbatas. "Sungguh memilukan melihat ada masyarakat di fasilitas kesehatan yang tidak bisa ditangani dengan baik," ujarnya.
Baca juga : Kementerian Kesehatan Hamas Sebut Tank Israel Tembaki Rumah Sakit Gaza
Upaya untuk memindahkan pasien yang tersisa terus berlanjut, kata WHO. Lokasi tersebut tidak memiliki listrik atau air bersih dan limbah medis serta sampah menciptakan tempat berkembang biaknya penyakit.
Otoritas kesehatan Palestina mengatakan situasinya telah mencapai tingkat terparah dan pasukan Israel telah secara efektif mengubah lokasi tersebut menjadi barak militer.
Setidaknya delapan pasien telah meninggal di fasilitas tersebut, sebagian besar karena kekurangan bahan bakar dan oksigen. Otoritas kesehatan Palestina menggambarkan situasi pada Selasa (20/2) sebagai bencana dan nyawa orang-orang yang tersisa di sana terancam.
Baca juga : WHO: Tidak Ada Rumah Sakit Berfungsi di Gaza Utara
Perang yang telah berlangsung lebih dari empat bulan ini dipicu oleh serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang dan 253 orang disandera, menurut Israel. Israel bersumpah menghancurkan Hamas dengan serangan udara dan darat yang menurut hitungan Kementerian Kesehatan Gaza telah menewaskan 29.195 warga Palestina dan melukai lebih dari 69.000 orang.
Perang tersebut telah menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk di wilayah kantong tersebut mengungsi dan lebih dari 1 juta dari mereka kini tinggal di tempat penampungan PBB atau di tenda-tenda dan kotak kardus di ujung paling selatan wilayah kantong tersebut, di perbatasan dengan Mesir. (CNA/Z-2)
Baca juga : WHO Nilai Evakuasi Gaza Pasien sebagai Ancaman Kehidupan
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
Wamenlu Arab Saudi Waleed Elkhereiji dalam pertemuan OKI di Jeddah tegaskan dukungan Solusi Dua Negara dan apresiasi peran AS untuk perdamaian Palestina.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Menurut dia, Iran ingin mengirim pesan melalui rudal-rudal ke arah Israel dan serangan-serangan yang terus berlanjut terhadap berbagai fasilitas militer.
AS umumkan 11 kapal Iran di Teluk Oman hancur total dalam operasi militer gabungan AS-Israel. Simak kronologi dan dampak konflik terbaru di sini.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
KOMISI I DPR RI menilai tawaran Indonesia untuk berperan sebagai juru runding dalam Perang AS-Israel vs Iran merupakan implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif.
ANGKATAN Udara Qatar menembak jatuh dua jet tempur Iran dan mencegat sejumlah rudal serta drone yang memasuki wilayahnya, menandai eskalasi baru konflik Timur Tengah.
Negara Teluk (GCC) siapkan langkah tegas hadapi serangan Iran pasca tewasnya pemimpin tertinggi. Simak dampak stabilitas kawasan bagi ekonomi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved