Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan kelaparan akan segera terjadi di Gaza utara lantaran tidak ada lagi kelompok kemanusiaan yang mampu memberikan bantuan sejak 23 Januari lalu di sana.
“Jika tidak ada perubahan, kelaparan akan segera terjadi di Gaza utara,” wakil direktur eksekutif WFP Carl Skau mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB, Selasa (27/2).
Sementara rekannya dari lembaga kemanusiaan PBB OCHA, Ramesh Rajasingham,memperingatkan akan terjadinya kelaparan yang meluas yang hampir tidak dapat dihindari.
Baca juga : Sekjen PBB Desak Dunia tidak Berpaling dari Bencana Kemanusiaan Gaza
Ketika keadaan darurat kemanusiaan yang mengerikan terjadi di Jalur Gaza dan badan bantuan utama PBB di sana sulit masuk, badan-badan lain telah meminta bantuan untuk menjangkau ribuan warga Palestina yang sangat membutuhkan.
“Di sinilah kita, pada akhir Februari, dengan setidaknya 576.000 orang di Gaza – seperempat dari populasi – selangkah lagi menuju kelaparan, dengan satu dari enam anak di bawah usia dua tahun di Gaza utara menderita penyakit akut dan kurang gizi,” kata Rajasingham.
“Sekitar 97% air tanah di Gaza dilaporkan tidak layak untuk dikonsumsi manusia dan produksi pertanian mulai menurun, “demikian peringatan Maurizio Martina, wakil direktur jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).
Baca juga : AS Minta Pengadilan Tinggi PBB untuk tidak Usir Israel dari Palestina
Stephane Dujarric yang menjadi juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa mengatakan bantuan sudah siap dan menunggu di perbatasan, kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa.
“Rekan-rekan WFP juga mengatakan kepada kami bahwa mereka memiliki persediaan makanan di perbatasan dengan Gaza, dan dengan kondisi tertentu (jika diizinkan masuk) mereka akan mampu meningkatkan pasokan makanan hingga 2,2 juta orang di seluruh Jalur Gaza.“
“Hampir 1.000 truk yang membawa 15.000 metrik ton makanan berada di Mesir, siap berangkat,” katanya.(AFP/M-3)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
SEKITAR selusin warga Palestina menerima undangan resmi pada Selasa (13/1) untuk bertugas di komite teknokrat yang akan mengelola urusan sehari-hari Jalur Gaza menggantikan Hamas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved