Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL melancarkan serangan udara dan darat langsung kepada seribu warga Gaza, Palestina, ketika mereka menunggu truk bantuan kemanusiaan. Suasana mengerikan itu terjadi di Bundaran Kuwait, Kota Gaza, Kamis (25/1).
Akibat kejadian itu, sebanyak 20 orang tewas dan ratusan orang terluka. Mereka mati untuk tetap hidup. Para korban dilarikan ke rumah sakit untuk diobati.
"Lebih dari 200 orang syuhada dan terluka tiba di Kompleks Medis Al-Shifa akibat penargetan warga sipil di Bundaran Kuwait," kata Komite Darurat Kementerian Kesehatan di Kota Gaza dalam pernyataannya.
Baca juga : Warga Israel Hadang Pengiriman Bantuan ke Gaza
Sejumlah video di media sosial memperlihatkan, sekelompok warga Gaza yang kebanyakan laki-laki, berlari menghindari peluru dari helikopter dan tank Israel di sekitar Bundaran Kuwait.
Seorang lansia laki-laki terjatuh dalam kubangan air demi menghindari tembakan Israel. Dengan tertatih-tatih, lansia itu berusaha bangkit dan berlari kembali.
Baca juga : Houthi Usir Staf PBB Asal AS dan Inggris di Yaman
Di antara beberapa warga Gaza tersebut ada yang berhasil memanggul karung tepung yang didapatkannya dari truk bantuan.
Seorang warga yang memvideokan kejadian itu terdengar mengucap, "Hasbunallah wa ni'mal wakil," yang artinya, "Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung."
Serangan keji tersebut telah dilakukan Israel sebelumnya pada 22 Januari 2024. Tank-tank penjajah Israel menargetkan warga di dekat Bundaran Kuwait ketika mereka sedang menunggu truk bantuan.
Israel sengaja melaparkan Gaza dengan terus memblokade bantuan kemanusiaan dari masyarakat internasional.
Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania memperingatkan PBB akan kelakuan biadab Israel tersebut.
Pasalnya, telah banyak kematian sejumlah bayi dan lansia di berbagai wilayah Gaza akibat kelaparan, kekeringan, dan kerawanan pangan akibat blokade makanan Israel.
"Israel telah melanggar isi Resolusi Dewan Keamanan PBB No. (2720) mengenai perluasan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan masih menggunakan kelaparan sebagai senjata terhadap warga sipil," sebut Euro-Mediterania.
Mereka menyebutkan, kelaparan warga sipil di Gaza mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengancam perluasan penyebaran penyakit akibat kerawanan pangan.
Risiko kelaparan membayangi 2,3 juta orang di Jalur Gaza, yang bertepatan dengan penurunan kesehatan, nutrisi, dan air yang sangat serius.
"Hukum humaniter internasional dengan tegas melarang penggunaan kelaparan sebagai strategi perang. Israel, sebagai kekuatan pendudukan di Gaza, wajib menurut hukum kemanusiaan internasional untuk menyediakan kebutuhan dan perlindungan rakyat Gaza," kata Euro-Mediterania.
Gerakan Perlawanan Islam, Hamas yang menguasai Jalur Gaza menyerukan kepada PBB untuk memikul tanggung jawabnya dalam mengambil sikap tegas untuk menghentikan kejahatan mengerikan ini dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel dan sekutunya.
"Pasukan kriminal penjajah Zionis melakukan kejahatan perang yang mengerikan, yang ditambah dengan serangkaian kejahatan terhadap warga Palestina di Kota Gaza," kata Hamas dalam pernyataannya, Kamis (25/1) dikutip dari Telegram.
Menurut Hamas, kejahatan keji Israel diulangi beberapa kali oleh tentara fasis Zionis di Jalur Gaza, yang mengungkapkan kesadisan penjajah dan ketidakpeduliannya terhadap kehidupan manusia dan hukum internasional, yang dilanggar dengan kedok dan lampu hijau Amerika. (Z-4)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved