Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Israel Tembak Mati Dua Warga Tepi Barat Palestina

Wisnu Arto Subari
30/3/2026 21:17
Israel Tembak Mati Dua Warga Tepi Barat Palestina
Warga Tepi Barat Palestina.(Al Jazeera)

PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.

Militer mengatakan kepada AFP bahwa seorang pria bersenjata pisau mulai berlari ke arah tentara yang beroperasi di dekat kota Dura di Tepi Barat selatan pada Senin pagi.

"Tak lama setelah identifikasi, tentara melepaskan tembakan ke arah teroris dan melenyapkannya," kata militer.

Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Ramallah mengidentifikasinya sebagai Ramzi al Awawdeh, 22. Menurut kementerian, korban tewas, "Akibat tembakan Israel saat fajar hari ini di kota Khursa," dekat Dura.

Dalam insiden terpisah kemudian pada Senin pagi, militer mengatakan mereka menembak dan menetralisasi seorang pria yang mempercepat kendaraannya ke arah tentara yang ditempatkan di dekat kota Tulkarem di Tepi Barat utara.

Militer Israel terkadang menggunakan kata menetralisasi dalam kasus seseorang terbunuh.

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa Abdulrahman Abu al-Rub yang berusia 31 tahun ditembak mati oleh pasukan Israel di pos pemeriksaan Anab dekat Tulkarem.

Kekerasan di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967, telah meningkat sejak serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel oleh gerakan Islam Hamas, yang memicu perang di Gaza.

Menurut perhitungan AFP berdasarkan angka dari kementerian kesehatan Palestina, setidaknya 1.056 warga Palestina--termasuk banyak militan serta warga sipil--telah tewas oleh tentara atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza.

Setidaknya 46 warga Israel, baik warga sipil maupun tentara, tewas di wilayah yang sama dalam serangan Palestina atau selama operasi militer Israel, menurut data resmi Israel. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya