Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
RIBUAN orang berunjuk rasa mendukung Gaza di ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak, Sanaa, pada Jumat, meneriakkan slogan-slogan anti-AS dan anti-Israel. Kelompok Houthi telah melancarkan lebih dari 20 serangan terhadap kapal dagang di Laut Merah beberapa pekan terakhir sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina dalam menghadapi perang Israel terhadap Hamas.
Sejak pecahnya perang pada tanggal 7 Oktober, pemberontak yang didukung Iran telah mengorganisir protes mingguan di Sanaa tetapi demonstrasi pada hari Jumat adalah yang “terbesar” sejauh ini, kata juru bicara Mohammad Abdel Salam.
“Jutaan orang ambil bagian," katanya di platform media sosial X.
Baca juga: AS dan Sekutu Peringati Houthi ketika Serangan Kapal Mengguncang Perdagangan Global
Seorang fotografer yang bekerja sama dengan AFP menyaksikan flypast di atas kerumunan yang dilakukan helikopter pemberontak dan pesawat tempur. Rekaman udara yang dirilis Pusat Media Ansarullah Houthi menunjukkan lautan pengunjuk rasa membanjiri Lapangan Al-Sabeen di ibu kota, membawa bendera Palestina dan Hizbullah.
“Allahu Akbar (Tuhan Maha Besar). Kematian bagi Amerika. Kematian bagi Israel,” teriak mereka.
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Gelar Pembicaraan Darurat terkait Serangan Houthi
Para demonstran juga menunjukkan foto-foto pejuang Huthi yang tewas pada Minggu dalam serangan AS terhadap kapal pemberontak di Laut Merah. Militer AS mengatakan telah menenggelamkan tiga kapal Huthi menyusul serangan terhadap kapal kontainer yang dijalankan oleh raksasa pelayaran Maersk. Pemberontak mengatakan 10 pejuang mereka tewas.
“Kami menantang Anda, Amerika, untuk mendekati pantai kami,” kata pendukung Huthi, Abdulkarim al-Marwani, kepada AFP saat ia ikut serta dalam protes tersebut.
“Kami akan menjadikan laut, seperti halnya daratan, sebagai kuburan bagi Amerika dan Israel. Kami akan menjadikan laut sebagai zona tenggelam dan tempat pembakaran bagi Amerika dan Israel,” tambahnya.
Serangan terhadap pelayaran yang dilakukan oleh kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar pantai Laut Merah Yaman, telah menyebabkan gangguan besar pada jalur perairan yang membawa sekitar 12 persen perdagangan global.
Dua belas negara yang dipimpin oleh Amerika Serikat bersama-sama memperingatkan kelompok Houthi pada hari Rabu mengenai konsekuensi yang tidak ditentukan kecuali mereka segera menghentikan serangan mereka.
Namun pengunjuk rasa Sanaa Hazaa Sarhan memperingatkan: “Bahkan jika Anda menyatukan kekuatan seluruh dunia dan kekuatan seluruh negara Eropa, mereka tidak akan pernah mengintimidasi kami”. (AFP/Z-3)
ISRAEL melancarkan serangan udara ke sejumlah target Houthi di Sanaa, Yaman, pada Minggu (25/8) waktu setempat. Operasi itu merupakan balasan atas serangan rudal Houthi.
Houthi belum mengaku bertanggung jawab atas serangan itu yang membuat Eternity kehilangan tenaga mesin di lepas pantai kota Hodeida yang dikuasainya.
Pejabat senior Houthi yang didukung Iran menyatakan akan meminta pertanggungjawaban Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas serangan udara terhadap fasilitas nuklir.
PEMIMPIN cabang al-Qaeda di Yaman, Saad bin Atef al-Awlaki melancarkan ancaman terbuka terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan miliarder teknologi Elon Musk.
ADA cerita nestapa di balik berita serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap Pelabuhan Ras Isa, Provinsi Hudaydah, Yaman, pada 17 April lalu.
KELOMPOK Houthi di Yaman secara resmi mengumumkan dimulai operasi blokade laut terhadap pelabuhan Haifa di Israel.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
AS menjadi satu-satunya anggota Dewan Keamanan PBB yang menolak mengakui bencana kelaparan di Jalur Gaza, Palestina, merupakan krisis yang disebabkan ulah manusia.
Ketika Israel membunuh Anas Al-Sharif, bersama seluruh kru Al-Jazeera di Kota Gaza pada 10 Agustus, Reuters memilih untuk memublikasikan klaim Israel yang sepenuhnya tidak berdasar.
ISRAEL dengan sengaja menjadikan jurnalis sebagai target serangan mereka. RSF menyerukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan pembantaian jurnalis.
LIMA jurnalis termasuk di antara setidaknya 20 orang yang tewas, kemarin, akibat serangan Israel menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Jalur Gaza, Palestina.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved