Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN orang berunjuk rasa di berbagai kota besar negara-negara Eropa pada Sabtu (18/11). Mereka menyerukan gencatan senjata di Gaza dan menuntut kemerdekaan Palestina.
Salah satu aksi bela Palestina dilakukan puluhan ribu orang di kota Paris. Di tengah hujan lebat di balik spanduk bertuliskan “Hentikan pembantaian di Gaza dan Tepi Barat, segera gencatan senjata”.
“Prancis harus segera menyerukan gencatan senjata agar senjata tidak bersuara,” kata Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja CGT Sophie Binet, salah satu dari beberapa pemimpin serikat pekerja yang berbicara pada rapat umum tersebut, Minggu, (19/11).
CGT memperkirakan 60 ribu orang berunjuk rasa di ibu kota dan 40 ribu lainnya berkumpul di puluhan kota lain di seluruh negeri. Namun Kementerian Dalam Negeri mengatakan 7.000 orang melakukan unjuk rasa di Paris dan 45 ribu di seluruh kota-kota di Prancis.
Baca juga: Israel Bohong, Sebut Pengosongan RS Al-Shifa Gaza karena Permintaan Dokter
Di kota lain Prancis seperti Marseille, beberapa ratus orang melakukan aksi mengheningkan cipta selama satu menit untuk warga Palestina yang menjadi korban perang. Sementara di Toulouse lebih dari 1.200 orang ikut serta dalam aksi unjuk rasa, menurut polisi.
Israel mengatakan militan Hamas membunuh lebih dari 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera 239 orang ketika mereka menyerbu melintasi perbatasan pada 7 Oktober.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan sekitar 12.300 orang telah tewas di wilayah Palestina akibat respons militer Israel yang tiada henti, lebih dari 5.000 di antaranya adalah anak-anak.
Baca juga: Pengungsi, Pasien dan Tim Medis Berjalan Kaki Tinggalkan RS Al-Shifa Gaza
Di tempat lain di Eropa, penyelenggara mengatakan sekitar empat ribu orang berbaris di Jenewa, menyalakan lilin yang dipajang sebagai peta Gaza di depan markas besar PBB di Eropa. Salah satu spanduk besar bertuliskan Hentikan Genosida di Gaza dan banyak yang meneriakkan Bebaskan, bebaskan Palestina dalam bahasa Inggris.
Dua aksi unjuk rasa lainnya diadakan di Amsterdam, yang satu mendesak gencatan senjata di Gaza, dan yang lainnya menuntut pembebasan sandera yang ditahan Hamas. Polisi mengatakan protes tersebut berlangsung tenang dan tidak ada penangkapan yang dilakukan.
Ribuan orang berbaris di Lisbon, Portugal, banyak juga yang berteriak dalam bahasa Inggris Palestina akan bebas.
Baca juga: Erdogan: Netanyahu akan Hancur
“Saya pikir ketidakadilan terhadap Palestina, selama 75 tahun terakhir, sangatlah parah,” kata Maria Joao Ralha, 64 tahun.
Beberapa ratus orang berbaris melalui Warsawa, dan protes tersebut berpuncak pada unjuk rasa di depan kedutaan Israel di Polandia.
Di Istanbul, Turki, yang dilanda protes besar-besaran yang diserukan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mendesak diakhirinya kampanye Israel, sekitar 100 orang menyalakan suar dan mengibarkan spanduk anti-perang di bawah hujan lebat di luar konsulat Israel.
Unjuk rasa tersebut diserukan oleh kelompok pendukung sepak bola, yang seringkali memainkan peran penting dalam protes di Turki. Semua staf diplomatik Israel meninggalkan Turki bulan lalu sebagai tindakan pencegahan keamanan.
Di Inggris, jumlah protes lebih kecil setelah lebih dari 300 ribu orang melakukan unjuk rasa pro-Palestina di London pada Sabtu lalu. Salah satunya menargetkan kantor tempat pemimpin oposisi utama Partai Buruh, Keir Starmer, mengadakan pertemuan, dengan pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan 'gencatan senjata sekarang'.
Beberapa orang memegang plakat bertuliskan hentikan perang di Gaza dan darah di tanganmu di tengah kehadiran banyak polisi di kawasan Camden, London utara.
Starmer, mantan pengacara hak asasi manusia yang partainya diperkirakan akan memenangkan pemilu tahun depan itu menolak menyerukan gencatan senjata permanen, yang memicu serangkaian pengunduran diri dari pendukung utamanya.
Sebaliknya, ia menyerukan jeda kemanusiaan terhadap pemboman Israel untuk memungkinkan bantuan bagi 2,4 juta orang di Gaza. Salah satu pengunjuk rasa di acara London, Nicoleta, 36, memegang plakat bertuliskan membom rumah sakit adalah kejahatan.
“Karena saya adalah penyedia layanan kesehatan, saya di sini untuk membela rumah sakit, warga sipil yang tidak bersalah, anak-anak di inkubator,” katanya.
Polisi London mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka kini telah melakukan 386 penangkapan sejak serangan 7 Oktober.
Menunjukkan dukungan terhadap Hamas merupakan suatu pelanggaran di Inggris, karena organisasi tersebut dianggap sebagai kelompok teroris.
(AFP/Z-9)
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved