Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (18/11) kembali mengkritik Israel atas tindakannya di Gaza dengan mengatakan ada banyak bukti untuk menyeret pemerintah Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
"Ada banyak bukti untuk mengadili pemerintah Israel di Mahkamah Pidana Internasional. Kita akan melakukan segala daya upaya kita untuk memastikan kejahatan ini dihukum secara setimpal," kata Erdogan seperti dilansir dari Antara.
Berbicara tentang PM Benjamin Netanyahu, yang semakin disorot negaranya karena gagal mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober, pemimpin Turki itu mengatakan, "Netanyahu akan hancur, kita akan menyingkirkannya."
"Mudah-mudahan, Israel akan menyingkirkannya, dan semua Yahudi di dunia menyingkirkan dia Saat ini, 60-70 persen warga negaranya menentang Netanyahu," kata Erdogan lagi.
Dia mengatakan Turki mendukung rakyat tertindas di Gaza dan akan terus melakukan hal yang sama.
Baca juga:
> Erdogan Serukan Tekanan kepada AS untuk Hentikan Serangan Israel
> Indonesia-Turki akan Terus Kerja Sama Bantu Palestina
"Israel berusaha menghalangi bantuan dan membuat warga Gaza kelaparan dan kekurangan makanan dan air. Tapi, kami tidak menyerah," kata Erdogan.
"Apa pun hambatannya, kami akan terus menghidupkan Gaza. Seluruh dunia, terutama negara-negara Islam, harus bergerak memberikan bantuan."
Israel terus melancarkan serangan udara dan daratnya di Gaza sejak Hamas melancarkan serangan mengejutkan.
Serangan Israel tersebut telah menewaskan sedikitnya 12 ribu warga Palestina. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang.
Ribuan bangunan, termasuk rumah sakit, masjid dan gereja, juga rusak atau hancur. Israel menentang seruan internasional untuk gencatan senjata kecuali semua sandera yang ditangkap Hamas dibebaskan. (Z-6)
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis video bersama petinggi militer setelah konfirmasi kematian tokoh keamanan Iran. Simak pesan Nowruz darinya.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu klaim Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran. Kematian tokoh kunci ini jadi pukulan telak bagi rezim Iran.
Simak alasan strategis dan protokol keamanan mengapa sebuah negara tidak langsung mengumumkan kondisi kritis pemimpinnya saat konflik bersenjata berlangsung.
Mengapa video Benjamin Netanyahu di kedai kopi Yerusalem dianggap AI? Simak analisis fenomena "Deepfake Paranoia" dan anomali visual yang memicu rumor.
Panduan lengkap mendeteksi video AI Benjamin Netanyahu (2026), termasuk analisis rumor "jari enam" dan alat verifikasi deepfake terbaru.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved