Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengungkapkan sekitar 160 anak tewas setiap hari di Gaza, Palestina, sejak 7 Oktober silam.
"Rata-rata sekitar 160 anak terbunuh setiap hari berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Palestina," kata pejabat WHO Christian Lindmeier dalam konferensi PBB di Jenewa, Swiss.
Lindmeier menegaskan kembali kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan masyarakat setempat yang kini masih bertahan. Mereka, imbuhnya, begitu menderita karena trauma, penyakit, dan kekurangan makanan serta air.
Baca juga: Konvoi Palang Merah yang Membawa Bantuan Ditembaki di Jalur Gaza
"Mereka butuh air, bahan bakar, makanan dan akses yang aman terhadap layanan kesehatan untuk bertahan hidup," lanjut Lindmeier.
Mengenai klaim Israel yang menyebut rumah sakit di Gaza menjadi tempat persembunyia Hamas, dia tidak bisa memverifikasinya.
Baca juga: Konflik Palestina, PBNU: Bantuan Kemanusiaan Lebih Berguna daripada Boikot
"Kami tidak bisa memverifikasi apa yang ada di bawah rumah sakit. Yang kami bisa verifikasi adalah apa yang ada di dalam rumah sakit dan di atas tanah. Kami melihat di sana sangat membutuhkan fasilitas medis," jelasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 10.328 warga Palestina, termasuk 4.327 anak-anak dan 2.719
perempuan, telah tewas. Sementara itu, jumlah kematian dari pihak Israel, menurut data resmi hanya sekitar 1.600 orang.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa Gaza telah menjadi kuburan bagi anak-anak. Setelah satu bulan serangan Israel, 70% populasi di Gaza telah mengungsi. (Ant/Z-11)
Wisma Putra menyatakan undang-undang tersebut jelas bersifat diskriminatif terhadap rakyat Palestina dan menghapuskan segala bentuk kebijaksanaan kehakiman.
JDF Asia Pasifik juga mendesak langkah konkret komunitas internasional untuk menghentikan implementasinya.
Aktor Liam Cunningham mengecam UU hukuman mati Israel yang khusus untuk warga Palestina, menyebut pendukungnya “genosida dan apartheid”.
Kekerasan pemukim ekstremis Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat mencapai level tertinggi. Simak analisis mengenai impunitas dan dukungan ideologisnya.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
SETIAP konflik pada akhirnya bisa dirundingkan, kecuali konflik yang mengatasnamakan Tuhan.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, mengecam undang-undang oleh parlemen Israel terkait penerapan RUU eksekusi tahanan Palestina
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengkritik Barat soal kemunafikan HAM dan konflik global, tegaskan Malaysia tetap berpegang pada prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Libanon selatan
Wisma Putra menyatakan undang-undang tersebut jelas bersifat diskriminatif terhadap rakyat Palestina dan menghapuskan segala bentuk kebijaksanaan kehakiman.
JDF Asia Pasifik juga mendesak langkah konkret komunitas internasional untuk menghentikan implementasinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved