Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
JERMAN telah mengumumkan larangan total terhadap aktivitas berupa aksi dukungan terhadap Palestina. Pemerintah Jerman menilai dukungan pada Palestina yang saat ini wilayahya, Gaza, tengah dibombardir Israel sama saja dengan mendukung Hamas yang mereka anggap sebagai teroris. Pemerintah Jerman juga memerintahkan pembubaran sebuah kelompok pro-Palestina yang dituduh menyebarkan ide-ide anti-Israel dan anti-Semit.
Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser mengatakan pihaknya menerapkan larangan resmi terhadap kegiatan yang dilakukan atau mendukung Hamas, yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris di negara tersebut.
"Dengan Hamas, saya hari ini telah sepenuhnya melarang kegiatan organisasi teroris yang bertujuan untuk menghancurkan negara Israel," kata Faeser dalam pernyataan pada hari Kamis (2/11).
Baca juga: 4 WNI Berhasil Dievakuasi dari Gaza
Faeser mengatakan pihaknya juga melarang dan membubarkan jaringan Samidoun cabang Jerman, yang menurutnya mendukung dan mengagungkan kelompok-kelompok termasuk Hamas.
Seorang pejabat Hamas di Lebanon mengatakan langkah tersebut menunjukkan bahwa Jerman bermitra dengan Israel dalam kejahatan terhadap rakyat Palestina.
"Hal ini mendorong kami untuk mempertanyakan apakah mentalitas politik Jerman adalah mentalitas Holocaust yang mempengaruhi semua orang dan tidak terbatas pada satu partai atau yang lain," kata Osama Hamdan, perwakilan Hamas di Lebanon, dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (2/11).
Baca juga: 5 Negara yang Berani Boikot Israel karena Bantai Warga Gaza
Kanselir Jerman Olaf Scholz telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan terhadap kedua kelompok tersebut pada tanggal 12 Oktober.
Protes pro-Palestina di berbagai daerah di Jerman telah dilarang dalam beberapa minggu terakhir. Sekolah-sekolah di Berlin juga telah diberi izin untuk melarang penggunaan penutup kepala tradisional Palestina, keffiyeh.
Para aktivis pro-Palestina di Jerman mengatakan larangan mendukung Palestina merupakan tindakan bentuk pembatasan dan melanggar kebebasan berpendapat.
(Z-9)
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Mu’ti menuturkan, pertemuan berlangsung kondusif dan terbuka, tanpa perdebatan tajam antarormas.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
SEKITAR selusin warga Palestina menerima undangan resmi pada Selasa (13/1) untuk bertugas di komite teknokrat yang akan mengelola urusan sehari-hari Jalur Gaza menggantikan Hamas.
DOKUMEN resmi yang bocor mengungkapkan bahwa UEA berencana menggunakan pangkalan militernya untuk memperkuat Negara Israel dalam perjuangannya melawan Hamas di Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved