Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERONTAK Huthi di Yaman, Selasa (31/10), berjanji melancarkan serangan lebih banyak ke Israel jika perang di Jalur Gaza berlanjut.
Huthi mengklaim telah mengirimkan pesawat nirawak dan rudal balistik ke wilayah Israel.
"Pasukan bersenjata Yaman mengonfirmasi akan terus melancarkan serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak hingga agresi Israel ke Jalur Gaza berhenti," ungkap kelompok militer Huthi dalam pernyataan yang ditayangkan stasiun televisi Al-Masirah.
Baca juga: Penyeberangan Rafah akan Dibuka hari Ini untuk Korban Luka di Jalur Gaza
Pernyataan itu mengklaim Huthi telah menembakan sejumlah rudal balistik dan pesawat nirawak ke wilayah Israel pada Selasa (31/10).
Serangan itu merupakan yang ketiga sejak perang antara Israel dan Hamas pecah pada 7 Oktober lalu.
Sementara itu, militer Israel serangan udara telah memicu sirene peringatan di Eilat sembari menambahkan mereka berhasil menembak jatuh rudal yang menuju wilayah Israel.
Baca juga: Hamas akan Bebaskan Sandera Asing dalam Beberapa Hari ke Depan
"Semua ancaman dari udara berhasil diantisipasi di luar wilayah Israel," tegas militer 'Negeri Zionis' itu. (AFP/Z-1)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Sedikitnya 12 orang mengalamu luka-luka saat serangan rudal dari Iran menghantam wilayah Bnei Brak, sebuah kota di dekat Tel Aviv, Israel.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved