Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan jumlah truk bantuan yang masuk ke Gaza sangat terbatas dan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.
“Sejumlah konvoi yang diizinkan melalui Rafah tidak sebanding dengan kebutuhan lebih dari dua juta orang yang terjebak di Gaza,” kata kepala UNRWA Philippe Lazzarini kepada Dewan Keamanan PBB, merujuk pada satu-satunya titik lintas perbatasan antara Gaza dan Mesir.
Israel telah melancarkan serangan pengeboman besar-besaran di Gaza yang dikuasai Hamas setelah para penembak bersenjata menyeberangi perbatasan pada 7 Oktober, menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera 230 sandera, menurut pejabat Israel.
Baca juga: Netanyahu Sebut Gencatan Senjata Berarti Israel Menyerah pada Hamas
Serangan itu telah meratakan ribuan bangunan dan, menurut kementerian kesehatan, membunuh lebih dari 8.000 orang, juga sebagian besar warga sipil. Menurut juru bicara PBB Stephane Dujarric, 33 truk yang membawa air, makanan, dan persediaan medis memasuki Gaza melalui Rafah pada hari Minggu. Sebelum perang, sekitar 500 truk yang membawa bantuan dan barang lain memasuki Gaza setiap hari.
“Sistem yang ada untuk memungkinkan bantuan masuk ke Gaza cenderung gagal kecuali ada kemauan politik untuk membuat aliran pasokan bermakna dan sesuai dengan kebutuhan kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Lazzarini, meminta Dewan Keamanan untuk menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera.
Baca juga: 3 Sandera Hamas Marahi Netanyahu karena Jadikan Mereka Target Pembantaian
Dia mengatakan 64 rekan kerjanya di UNRWA telah tewas dalam waktu sedikit lebih dari tiga minggu, “jumlah pekerja bantuan PBB yang paling banyak tewas dalam konflik dalam waktu singkat.” Dia menambahkan seorang pekerja PBB bernama Samir, serta istri dan delapan anak Samir, telah tewas beberapa jam sebelum pertemuan itu.
“Rekan-rekan saya di UNRWA adalah satu-satunya sinar harapan bagi seluruh Jalur Gaza… tetapi mereka kehabisan bahan bakar, air, makanan, dan obat-obatan dan akan segera tidak dapat beroperasi,” kata pejabat Swiss-Italia itu.
“Seluruh populasi sedang didehumanisasi,” katanya.
Kepala UNICEF Catherine Russell mengatakan kepada dewan bahwa agensinya percaya “biaya sebenarnya dari eskalasi terbaru ini akan diukur dalam kehidupan anak-anak - mereka yang hilang karena kekerasan dan mereka yang selamanya berubah karena itu.”
Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi nonbinding minggu lalu yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera, tetapi Dewan Keamanan sejauh ini belum dapat mencapai kesepakatan tentang teks apa pun terkait perang. Dengan anggota tetap Rusia, Tiongkok, dan Amerika Serikat yang menerapkan hak veto mereka pada resolusi sebelumnya, 10 anggota terpilih Dewan Keamanan telah mulai bekerja pada draf baru yang mereka harapkan akan mendapatkan konsensus.
“Kita memiliki cara untuk menyelesaikan sesuatu dan namun kita terus gagal dengan memalukan,” kata Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira, yang saat ini memegang kursi rotasi Dewan Keamanan.
“Mata dunia menatap kita dan tidak akan bergerak menjauh dari ketidakmampuan kita yang menyedihkan untuk bertindak,” tambahnya. (AFP/Z-3)
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (23/12), menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza masih menghadapi kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.
INDONESIA menolak upaya sistematis untuk melemahkan UNRWA dan mendesak Israel untuk mematuhi kewajiban hukumnya.
LANGKAH Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) selama tiga tahun.
OKI menekankan pentingnya pengesahan resolusi besar-besaran yang memperbarui mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved