Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN PBB untuk Pengungsi Palestina mengatakan pada Jumat (27/10) bahwa jumlah korban tewas yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas terbukti kredibel dalam konflik-konflik sebelumnya. Ini disampaikan setelah Washington meragukan angka-angka dari perang saat ini.
"Di masa lalu, dalam lima, enam siklus konflik di Jalur Gaza, angka-angka ini dianggap kredibel dan tidak ada seorang pun yang benar-benar menentang angka-angka ini," kata Ketua UNRWA Philippe Lazzarini kepada wartawan di Jerusalem. Perang meletus pada 7 Oktober setelah militan Hamas menyerbu perbatasan Gaza, menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera 229 orang dalam pertumpahan darah terburuk dalam sejarah Israel.
Israel membalas dengan serangan bom tanpa henti yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza telah menewaskan 7.326 orang, sebagian besar warga sipil, dan 3.038 di antaranya anak-anak. Korban jiwa di Gaza merupakan yang tertinggi sejak Israel menarik diri dari wilayah Palestina pada 2005.
Baca juga: Hampir Separuh Warga Israel Menentang Invasi Darat Segera ke Gaza
Lazzarini mengatakan 57 staf UNRWA terbunuh sejak konflik dimulai. Ia menjelaskan jumlah korban tersebut mencerminkan tingkat korban yang lebih luas di Gaza.
Dia menyatakan bahwa rasio staf UNRWA yang terbunuh terhadap jumlah total pekerja outsourcing sejalan dengan rasio warga Gaza yang terbunuh terhadap keseluruhan populasi di wilayah tersebut, seperti yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan. "Kami punya persentase yang kurang lebih sama," katanya kepada wartawan di Jerusalem.
Komentar Lazzarini muncul hanya beberapa hari setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak percaya pada angka yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza. "Saya tidak menduga orang-orang Palestina mengatakan yang sebenarnya tentang jumlah orang yang terbunuh. Saya yakin orang-orang tak berdosa telah terbunuh dan ini harga dari perang yang mereka lakukan," katanya dalam konferensi pers Gedung Putih pada Rabu.
Baca juga: Pemimpin Iran Khamenei Sebut AS Arahkan Pengeboman Israel di Gaza
Sehari kemudian, Kementerian Kesehatan menanggapinya dengan merilis nama, nomor kartu identitas, jenis kelamin dan usia hampir 7.000 orang yang terbunuh di Gaza. "Kami telah memutuskan untuk mengumumkan rincian nama-nama tersebut ke seluruh dunia sehingga kebenaran tentang genosida yang dilakukan pendudukan Israel terhadap rakyat kami diketahui," kata kementerian tersebut.
Dalam catatan penjelasan yang menyertai daftar tersebut, para pejabat kesehatan mengatakan mereka memiliki database digital mengenai orang-orang yang terbunuh. Ketika menyangkut setiap rumah sakit pemerintah, informasi pribadi dan nomor identitas ditambahkan ke sistem komputer untuk setiap tubuh atau setiap pasien yang meninggal karena luka mereka.
Angka-angka ini dikirimkan setiap hari dari rumah sakit pemerintah ke pusat pencatatan di kementerian kesehatan. Sementara itu, petugas kesehatan di rumah sakit swasta mencatat kematian pada formulir khusus yang dikirim dalam waktu 24 jam ke kementerian kesehatan.
Satu layanan khusus di Kementerian Kesehatan ditugaskan untuk, "Memastikan bahwa (data) tersebut tidak mengandung duplikat atau kesalahan," sebelum menambahkan informasi tersebut ke database pusat mereka. (AFP/Z-2)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved