Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA dan Ukraina melakukan pertukaran tahanan besar pada Senin, (10/4). Tercatat 106 tawanan perang Rusia dibebaskan dengan gantinya 100 orang Ukraina.
Ajudan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak mengatakan, warga Ukraina yang dibebaskan termasuk para pejuang di Mariupol. Beberapa tentara Ukraina mengalami luka dan penyakit parah.
Dia menambahkan bahwa pertukaran tahanan bukan hal yang mudah.
Baca juga: Rebut Wilayah yang Dikuasai Rusia, Ukraina Siap Serang Balik
Markas Besar Koordinasi Perawatan Tahanan Perang Ukraina menuduh bahwa hampir setengah dari 80 tentara laki-laki dan 20 perempuan yang kembali dari tahanan Rusia mengalami luka serius, sakit atau telah disiksa.
Orang Rusia yang Dibebaskan Ukraina Terbang ke Moskow
Orang-orang Rusia yang dibebaskan Ukraina diterbangkan dengan pesawat angkut militer ke Moskow untuk perawatan medis dan rehabilitasi, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Pertukaran semacam itu merupakan salah satu dari sedikit bidang kerja sama antara Ukraina dan Rusia.
Baca juga: Rusia dan Amerika Sampai Pada Fase Perang yang Memanas
Kedua belah pihak telah mengembalikan ratusan tentara masing-masing, serta jasad pasukan yang gugur, sejak perang dimulai. Sementara itu, kantor kepresidenan Ukraina mengatakan sedikitnya enam warga sipil terluka dalam penembakan terbaru.
Baca juga: Rencana Serangan Balik Bocor, Ukraina Ubah Taktik
Secara terpisah, Gubernur wilayah Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan pasukan Rusia menyerang pembangkit listrik dan bangunan tempat tinggal di provinsi timur. Rusia juga menembaki sembilan desa perbatasan di provinsi Kharkiv, Sumy, dan Chernihiv.
Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan dalam sambutannya di televisi bahwa negara itu memiliki hampir tujuh juta pengungsi internal, termasuk sekitar satu juta anak-anak.
Sebagian besar dari mereka telah meninggalkan rumah mereka di timur dan selatan untuk pindah ke lokasi yang lebih aman di Ukraina tengah dan barat. (Aljazeera/Cah/S-4)
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
AUSTRALIA dan Indonesia menyepakati perjanjian keamanan baru yang akan memperdalam kerja sama militer antara kedua negara.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved