Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Badai kuat kembali menghantam California, Amerika Serikat, dan memaksa ribuan orang mengungsi hingga mengakibatkan setidaknya dua orang tewas. Badai itu juga menyebabkan jebolnya tanggul di pesisir Monterey County.
"Kami berharap dapat menghindari dan mencegah situasi ini, namun skenario terburuk telah tiba dengan meluapnya Sungai Pajaro dan jebolnya tanggul sekitar tengah malam," kata Luis Alejo, seorang pengawas Monterey County, pada hari Sabtu melalui akun Twitternya, Minggu, (12/3).
Direktur layanan darurat negara bagian, Nancy Ward, mengumumkan badai tersebut telah merenggut setidaknya dua nyawa. Gambar-gambar yang diunggah di Twitter oleh akun Garda Nasional negara bagian tersebut menunjukkan para petugas keamanan menyelamatkan warga yang terjebak di dalam mobil mereka karena air yang tinggi.
Baca juga: California Kembali Digegerkan Penembakan Massal
Serangkaian badai yang luar biasa kuat dan tampaknya tidak ada habisnya telah menghantam California selama berminggu-minggu. Badai terakhir diperkirakan akan mencurahkan hujan setinggi sembilan inci (23 sentimeter) di atas tanah yang sudah jenuh.
Bagian dari sungai atmosfer yang kuat yang dikenal sebagai "Pineapple express" karena kelembapan subtropis yang hangat dibawanya dari Hawaii. Badai terbaru ini akan mempercepat pencairan tumpukan salju yang sangat banyak yang telah terbentuk di dataran yang lebih tinggi.
Baca juga: Warga California Bangkit setelah Badai Berminggu-minggu
Limpasan air yang dihasilkan mengancam akan memperparah banjir yang sudah parah. Presiden AS Joe Biden menyetujui sebuah deklarasi darurat yang membuka jalan untuk mempercepat bantuan federal ke negara bagian barat.
Gubernur Gavin Newsom mengatakan California mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki untuk melindungi masyarakat dari badai. Sebelumnya di bulan Januari, badai juga terjadi di California dan merenggut 20 nyawa.
(Z-9)
Enam tentara AS tewas setelah pesawat KC-135 jatuh di Irak. Pentagon tutup mulut soal detail korban KIA dan WIA di tengah eskalasi perang yang terus memakan korban.
Ledakan guncang aksi Hari Al-Quds di Tehran. Satu tewas saat agresi AS-Israel di Iran tembus 1.300 korban jiwa. Pemimpin Baru Mojtaba Khamenei serukan perlawanan.
Pendiri FPCI Dino Patti Djalal desak Presiden AS Donald Trump hentikan serangan ke Iran, stop manipulasi Netanyahu, dan fokus pada kemerdekaan Palestina.
Menurut Haryo, pemerintah telah melakukan komunikasi dengan United States Trade Representative (USTR) terkait kebijakan investigasi yang juga melibatkan sejumlah negara lain.
Iran bersumpah akan membuat AS menyesal atas agresi militer yang menewaskan 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Simak selengkapnya.
Ribuan orang saat itu berkumpul membawa bendera serta spanduk bertuliskan 'mati untuk Amerika dan mati untuk Israel'.
Bencana hidrometeorologi akibat dampak hujan deras disertai angin kencang tersebar di sejumlah kecamatan
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved