Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), Jepang dan Korea Selatan (Korsel) mengancam Korea Utara (Korut), jika berani mengulang uji coba nuklir. Ketiga negara sekutu tersebut siap memberikan respons serius yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Kami sepakat untuk lebih memperkuat kerja sama, sehingga Korut dapat segera menghentikan kegiatan ilegalnya dan kembali ke pembicaraan denuklirisasi," ujar pejabat pemerintahan Korsel Cho Hyun-dong.
Menurutnya, ketiga negara sepakat tentang perlunya respons yang lebih kuat. Langkah itu akan diambil, jika Korut melanjutkan uji coba nuklir ketujuh.
Baca juga: Korut Tembakan 100 Peluru Artileri ke Perbatasan
Seoul dan Washington sudah berulang kali menduga bahwa Pyongyang hampir melakukan uji coba bom atom untuk pertama kalinya sejak 2017. "Semua tindakan ini sembrono dan sangat tidak stabil," pungkas Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman.
Pihaknya pun mendesak Korsel untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut. Pada bulan lalu, Pemimpin Korut Kim Jong-un menyebut negaranya sebagai kekuatan nuklir yang tidak dapat diubah.
Baca juga: Uji Coba Rudal Korut Resahkan Korsel Bikin Situasi Memanas
Sekaligus, mengisyaratkan urgensi untuk mengakhiri negosiasi atas program senjata terlarangnya. Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Takeo Mori mengatakan bahwa aktivitas nuklir dan misil Korut yang intensif, menjadi tantangan serius bagi masyarakat internasional.
"Kami sepakat untuk meningkatkan pencegahan di wilayah kami, dengan tujuan denuklirisasi Korea Utara," tuturnya.
Ketiga negara juga membahas berbagai masalah, termasuk perang di Ukraina, Tiongkok dan Taiwan. Namun, Mori dan Cho mengungkapkan belum ada diskusi tentang hubungan bilateral antara Jepang dan Korsel, yang sudah lama tegang.(AFP/OL-11)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved