Sabtu 20 Agustus 2022, 19:30 WIB

Sembilan Negara Eropa Prihatin Israel Serang LSM Palestina

Mediaindonesia.com | Internasional
Sembilan Negara Eropa Prihatin Israel Serang LSM Palestina

AFP/Abbas Momani.
Gedung LSM Palestina Women's Union di kota Ramallah Tepi Barat setelah digerebek oleh pasukan Israel, pada 18 Agustus 2022.

 

SEMBILAN negara Eropa, termasuk Prancis dan Jerman, sangat prihatin dengan penutupan paksa beberapa LSM Palestina yang beroperasi di Tepi Barat yang diduduki oleh pemerintah Israel. Militer Israel pada Kamis mengatakan telah melakukan serangan semalam terhadap tujuh organisasi di Ramallah, kota Tepi Barat tempat markas Otoritas Palestina berada.

"Kami sangat prihatin dengan penggerebekan yang terjadi pada pagi hari 18 Agustus. Ini bagian dari pembatasan ruang yang mengkhawatirkan bagi masyarakat sipil," di wilayah itu, kata kementerian luar negeri dari sembilan negara.

"Tindakan ini tidak dapat diterima," kata Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Spanyol, dan Swedia dalam suatu pernyataan. Enam dari organisasi Palestina dicap Oktober lalu sebagai kelompok teroris oleh Israel karena dugaan hubungan mereka dengan kelompok militan kiri Front Populer untuk Pembebasan Palestina, meskipun pejabat Israel belum secara terbuka membagikan bukti hubungan tersebut.

Semua LSM membantah memiliki hubungan dengan PFLP yang oleh banyak negara Barat telah ditetapkan sebagai kelompok teroris. Organisasi ketujuh yang digerebek, Union of Health Work Committees, dilarang oleh Israel untuk bekerja di Tepi Barat pada 2020. Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari tahun 1967, ketika Israel merebut wilayah itu dari Yordania. 

Baca juga: AS Prihatin dengan Penutupan LSM Palestina oleh Israel

"Masyarakat sipil yang bebas dan kuat sangat diperlukan untuk mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan untuk solusi dua negara," kata negara-negara Eropa. Mereka menambahkan, "Tidak ada informasi substansial yang diterima dari Israel yang akan membenarkan peninjauan kebijakan kami terhadap enam LSM Palestina atas dasar keputusan Israel untuk menunjuk LSM-LSM ini sebagai 'organisasi teroris."

Namun mereka berkata, "Jika bukti yang meyakinkan tersedia untuk kebalikannya, kami akan bertindak sesuai hal itu." Amerika Serikat pada Kamis juga mengatakan prihatin dengan serangan itu. (AFP/OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Indonesia Siap Nahkodai ASEAN Maju dan Damai

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 26 November 2022, 13:41 WIB
"Indonesia menginginkan agar ASEAN tetap penting dan relevan. Indonesia juga ingin kawasan Asia Tenggara tetap menjadi pusat...
AFP/YURIY DYACHYSHYN

Ukraina Keluhkan Krisis Energi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 26 November 2022, 10:43 WIB
"Sampai malam ini, pemadaman listrik berlanjut di sebagian besar wilayah (Ukraina) dan di Kyiv. Secara total, lebih dari enam juta...
ANTARA/Maha Eka Swasta

Kemenlu Sebut tidak Ada WNI jadi Korban Banjir Jeddah

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 06:53 WIB
"Hingga saat ini tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya