Kamis 14 Juli 2022, 18:53 WIB

AS dan Israel akan Teken Pakta Keamanan Melawan Iran

Mediaindonesia.com | Internasional
AS dan Israel akan Teken Pakta Keamanan Melawan Iran

AFP/Mandel Ngan.
Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri sementara Israel Yair Lapid tersenyum sebelum dimulainya konferensi pers bersama.

 

PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Yair Lapid akan menandatangani pakta keamanan, Kamis (14/7). Pakta itu menegaskan front persatuan mereka melawan Iran. Ini setelah keduanya mengadakan pembicaraan bilateral di Jerusalem.

Sebelum para pemimpin memulai pertemuan tertutup dalam perjalanan pertama Biden ke Timur Tengah sebagai presiden, seorang pejabat AS mengatakan kepada wartawan bahwa deklarasi yang disepakati menandai janji signifikan pada keamanan bersama.

"Ini termasuk komitmen untuk tidak pernah mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir dan mengatasi aktivitas destabilisasi Iran, terutama ancaman terhadap Israel," kata seorang pejabat pemerintahan Biden, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Baca juga: Keponakan Abu Akleh Minta Biden Tekan Israel

Biden, yang mendarat di Israel pada Rabu, akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan para pemimpin Israel dan Palestina sebelum terbang ke Arab Saudi. Lapid, pemimpin sementara Israel menjelang pemilihan akhir tahun ini, mengatakan mereka membahas ancaman Iran.

"Tidak akan ada nuklir Iran. Ini bukan hanya ancaman bagi Israel, tetapi bagi dunia," katanya.

Baca juga: Datangi Israel, Biden Ancam Habisi Iran

Menurut pejabat AS, deklarasi keamanan itu akan menegaskan kembali, "Ikatan yang tidak dapat dipatahkan antara negara kita dan memperluas hubungan keamanan jangka panjang antara Amerika Serikat dan Israel." Seorang pejabat Israel, yang juga berbicara dengan syarat anonim, mengatakan dokumen itu akan menjadi saksi hidup tentang kualitas, kekuatan, ruang lingkup, kedalaman dan keintiman hubungan AS-Israel.

Israel dengan tegas menentang kesepakatan nuklir yang ditandatangani Iran dengan kekuatan dunia pada 2015. Padahal Biden mencoba untuk kembali ke jalur itu setelah pendahulunya Donald Trump menarik diri dari perjanjian itu.

Baca juga: Iran Sebut Tuntutannya dalam Pembicaraan Nuklir masih Masuk Akal

Biden mengatakan menarik diri dari perjanjian penting itu merupakan kesalahan besar. Iran, "Lebih dekat dengan senjata nuklir sekarang daripada sebelumnya," kata Presiden AS dalam wawancara yang disiarkan Rabu oleh Channel 12 Israel.

Ditanya Amerika Serikat akan menggunakan kekuatan untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, Biden mengatakan, "Jika itu upaya terakhir, ya." (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Christophe ARCHAMBAULT

Kuasa Hukum Assange Gugat CIA

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 11:11 WIB
Mereka mengklaim hak mereka untuk mendapatkan perlindungan sebagai warga AS telah...
AFP

Raja Malaysia Tiba di Turki untuk Kunjungan Kenegaraan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 09:14 WIB
Raja Malaysia Sultan Abdullah tiba di Turki pada Senin (15/8) untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama tujuh hari, menurut laporan...
AFP/Handout / MYANMAR MINISTRY OF INFORMATION

Pengadilan Myanmar Jatuhkan Vonis Enam Tahun untuk Suu Kyi dalam Kasus Korupsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 05:15 WIB
Suu Kyi telah ditahan sejak pemerintahannya digulingkan oleh militer dalam kudeta pada 1 Februari tahun lalu yang mengakhiri periode...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya