Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT Amerika Serikat (AS) menyatakan perang melawan Iran bersama Israel diperkirakan segera berakhir dalam hitungan minggu, meski Donald Trump masih mengancam serangan lanjutan dan Teheran menegaskan siap bertempur selama diperlukan
Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan indikator militer dan ekonomi menunjukkan perang tidak akan berlangsung lama.
"Konflik ini dipastikan akan berakhir dalam beberapa minggu ke depan, bahkan bisa lebih cepat dari itu. Kita akan melihat pemulihan pasokan dan penurunan harga setelahnya," kata Wright dalam program televisi This Week di ABC
Ia menilai salah satu tanda meredanya konflik adalah tekanan harga minyak global yang mulai stabil. Meski masih berada di kisaran US$100 per barel akibat penutupan Selat Hormuz, harga tidak melonjak lebih tinggi.
Trump sendiri menegaskan dominasi militer AS sebagai faktor utama yang akan mempercepat berakhirnya perang. Ia mengklaim serangan udara telah melumpuhkan infrastruktur penting Iran.
"Kami telah menghancurkan total sebagian besar Pulau Kharg. Kami mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang," sebut Trump dikutip NBC News, Senin (16/3).
Prediksi Washington tersebut langsung ditolak oleh Teheran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi membantah klaim bahwa Iran tengah mencari jalan negosiasi.
"Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi. Kami siap membela diri selama apa pun waktu yang dibutuhkan," tegas Araqchi dalam program Face the Nation di CBS.
Ia juga menolak narasi bahwa Iran berada dalam kondisi lemah. Menurutnya, situasi domestik tetap stabil dan tidak ada alasan bagi Teheran untuk berkompromi dengan Washington.
"Ini bukan perang demi kelangsungan hidup. Kami stabil dan cukup kuat. Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan orang Amerika, karena kami sedang berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami, dan itu adalah untuk kedua kalinya," jelasnya.
Di tengah sinyal berakhirnya konflik, AS juga dilaporkan tengah menyiapkan koalisi internasional untuk mengawal kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.
Langkah ini bertujuan memastikan pasokan energi global kembali normal setelah permusuhan mereda.
Dari jalur diplomatik, Presiden Prancis Emmanuel Macron turut menyerukan stabilitas kawasan. Dalam komunikasi dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Macron menekankan pentingnya menghentikan serangan demi kelancaran perdagangan internasional.
"Saya mendesak restorasi kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan penghentian segera serangan terhadap negara-negara di wilayah tersebut, baik secara langsung maupun melalui proksi," tulis Macron di platform X.
Meski demikian, eskalasi di lapangan masih berlangsung. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangkaian rudal dan drone ke pangkalan militer AS.
Walau konflik belum mereda sepenuhnya, Washington tetap meyakini bahwa perang telah memasuki fase akhir dan berpotensi berakhir dalam waktu dekat. (P-4)
Iran mengirim sinyal keras terkait masa depan Selat Hormuz.
Di tengah ketatnya kontrol Iran atas jalur lSelat Hormuz, sebanyak 15 kapal diizinkan melintas dalam 24 jam terakhir setelah memperoleh persetujuan dari otoritas setempat.
Citra satelit terbaru menunjukkan kawah-kawah besar di sepanjang jalan Provinsi Esfahan, lokasi dramatis evakuasi kru jet tempur F-15E Amerika Serikat.
PM Benjamin Netanyahu memberikan ucapan selamat kepada Donald Trump atas keberhasilan evakuasi pilot AS di Iran yang melibatkan pasukan elite Delta Force dan Navy SEAL.
Ketegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah AS hingga 2,35%. Trump beri tenggat waktu hingga Selasa bagi Iran untuk membuka jalur laut.
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
Iran mengirim sinyal keras terkait masa depan Selat Hormuz.
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved