Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Meskipun Amerika Serikat (AS) dan Israel memiliki supremasi militer udara dan laut, mengendalikan Selat Hormuz tetap menjadi tantangan geopolitik yang hampir mustahil diselesaikan secara sepihak. Hingga Maret 2026, koalisi internasional tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga jalur minyak paling vital di dunia ini.
Selat Hormuz memiliki karakteristik perairan yang sempit dan dangkal. Garis pantai Iran yang bergunung-gunung di sepanjang utara selat memberikan posisi ideal bagi baterai rudal anti-kapal dan sistem radar mereka. Kapal induk AS, yang dirancang untuk pertempuran di laut lepas, menjadi target empuk (sitting duck) di ruang sempit selat ini.
Iran menggunakan pendekatan "jumlah di atas kecanggihan". Mereka mengandalkan:
Setiap upaya militer frontal untuk merebut selat akan langsung menghentikan aliran minyak. Dampaknya bukan hanya pada Iran, melainkan pada ekonomi global. Harga minyak dunia bisa melonjak drastis dalam hitungan jam, memicu krisis finansial di negara-negara Barat sendiri. Hal inilah yang membuat AS sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan militer langsung.
Keterlibatan negara-negara seperti Inggris, Prancis, dan Jepang bukan sekadar soal menambah daya tembak, melainkan:
Selat Hormuz adalah titik di mana teknologi militer canggih bertemu dengan realitas geografi dan ekonomi yang keras. AS dan Israel menyadari bahwa mengambil alih selat ini dari Iran tanpa bantuan sekutu internasional hanya akan memicu bencana ekonomi global yang justru akan merugikan kepentingan nasional mereka sendiri.
Mengapa ranjau laut Iran begitu ditakuti?
Ranjau laut modern Iran sulit dideteksi karena terbuat dari material non-magnetik dan dapat diletakkan di dasar laut yang dalam, menunggu tanda akustik dari kapal tertentu sebelum meledak.
Apakah ada jalur alternatif selain Selat Hormuz?
Ada beberapa pipa darat di Arab Saudi dan UEA, namun kapasitasnya tidak mampu menampung seluruh volume minyak yang biasanya melewati selat, sehingga ketergantungan pada Hormuz tetap mutlak.
AS prediksi perang melawan Iran berakhir dalam hitungan minggu. Namun, Teheran tegaskan siap bertempur panjang tanpa negosiasi. Simak update selengkapnya
Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan dievakuasi diam-diam ke Rusia atas usul Vladimir Putin usai serangan AS-Israel. Simak kondisi terbarunya.
Analisis mendalam strategi pertahanan Iran 2026 pasca kematian Ali Khamenei. Mengapa struktur IRGC dan doktrin "Mosaic Defense" membuat Iran tetap tangguh?
Chatbot Grok sebut video Benjamin Netanyahu di kafe Tel Aviv 100% deepfake. Simak fakta di balik rumor kematian PM Israel dan analisis AI terbaru.
Video Benjamin Netanyahu minum kopi viral di tengah rumor kematiannya. Benarkah video tersebut hasil AI? Simak analisis disinformasi perang Israel-Iran.
AS prediksi perang melawan Iran berakhir dalam hitungan minggu. Namun, Teheran tegaskan siap bertempur panjang tanpa negosiasi. Simak update selengkapnya
Analisis mendalam strategi pertahanan Iran 2026 pasca kematian Ali Khamenei. Mengapa struktur IRGC dan doktrin "Mosaic Defense" membuat Iran tetap tangguh?
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
AS-Israel serang Provinsi Isfahan, tewaskan 15 orang. Iran lancarkan serangan balasan ke pangkalan AS dan Israel.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved