Rabu 29 Juni 2022, 11:54 WIB

Hamas Publikasikan Video Tahanan Israel di Gaza

Mediaindonesia.com | Internasional
Hamas Publikasikan Video Tahanan Israel di Gaza

AFP/Mahmoud Zayyat.
Orang-orang membuat syal keffiyeh tradisional dalam rapat umum yang dihadiri oleh pemimpin gerakan Hamas Ismail Haniyeh di Libanon.

 

PENGUASA Jalur Gaza, Hamas, Selasa (28/6), menerbitkan video seorang Arab Israel yang ditahan selama tujuh tahun di daerah kantong Palestina dan dianggap tidak sehat oleh Israel. Hamas menuduh tahanan Hisham al-Sayed, 34, ialah seorang tentara Israel. 

Namun, baik negara Yahudi dan keluarganya, mengatakan dia tidak stabil secara mental. Human Rights Watch, yang sebelumnya mengutuk penahanannya yang tidak sah, mengatakan dia terlihat memasuki Gaza dengan sistem pengawasan pada April 2015.

Dalam video yang diterbitkan oleh sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, Sayed terlihat berbaring di tempat tidur dan terpasang ventilator. Video tersebut, yang disiarkan di aplikasi perpesanan Telegram, juga menunjukkan kartu identitas Israelnya dari dekat.

Malam sebelumnya, sayap bersenjata Hamas telah merujuk pada kemerosotan kesehatan seorang tahanan musuh dan mengatakan akan segera mempublikasikan rincian lebih lanjut. Video tersebut menunjukkan televisi di sebelah Sayed menyiarkan gambar oleh Al Jazeera dari konferensi ekonomi yang diadakan pada 21 Juni di Doha.

"Menyebarkan video orang sakit itu menjijikkan dan menyedihkan," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas keadaan medis warga sipil yang ditawan, kata pernyataan itu. Ia menambahkan bahwa tindakan kelompok itu membuktikan bahwa Hamas ialah organisasi teroris yang sinis dan tercela.

Baca juga: Israel, Negara-Negara Arab Perdalam Kerja Sama Jelang Kunjungan Biden

Orang Israel kedua, Avera Mengistu, diyakini ditahan oleh Hamas setelah ia--difilmkan oleh kamera keamanan Israel-- memanjat penghalang yang memisahkan negara Yahudi dari Gaza pada September 2014. Israel tidak mengizinkan warganya memasuki Gaza, karena takut diculik.

Pihak berwenang Israel terus mengupayakan pemulangan kedua pria itu bersama dengan sisa-sisa dua tentara Israel, kata kantor Bennett, Selasa. SEkitar 2,3 juta penduduk Gaza telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007 dan Hamas telah berperang empat kali dengan negara Yahudi itu dalam 15 tahun terakhir. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP.

Iran Minta Saudi Bebaskan Warganya yang Ditangkap saat Haji

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 20:00 WIB
Iran pada Jumat (5/8) meminta Arab Saudi membebaskan salah satu warga negaranya yang ditangkap selama...
AFP/Manuel Balce Ceneta.

Ketua Uni Afrika Kutuk Serangan Israel di Gaza

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 19:25 WIB
Ketua Komisi Uni Afrika pada Minggu (7/8) mengutuk serangan-serangan udara Israel di Jalur Gaza ketika kekerasan meningkat di wilayah yang...
Antara/Mahmud Hams.

Reaksi Beragam terhadap Pertikaian Mematikan Israel-Gaza

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 18:05 WIB
Gejolak mematikan terbaru antara militer Israel dan militan Palestina di Gaza menarik reaksi beragam dari masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya