Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menggandakan pengembangan senjata nuklirnya dalam menghadapi ancaman dan pasukan musuh.
Dalam pertemuan militer di Pyongyang, Kim juga siap menambah rencana aksi militer yang berada di garis depan. Korut belum merinci tugas operasional untuk unit khusus di garis depan tersebut.
Namun, para analis menilai bahwa Pyongyang mungkin berencana mengerahkan senjata nuklir ke medan perang, dengan menargetkan wilayah Korea Selatan (Korsel). Kim menyerukan seluruh pasukannya untuk sekuat tenaga dalam meningkatkan kekuatan militer negara.
Baca juga: DK PBB Akan Berikan Suara Soal Sanksi terhadap Korea Utara
"Dia (Kim Jong-un) juga menyerukan agar pasukan mengkonsolidasikan kemampuan pertahanan diri. Untuk mengalahkan kekuatan musuh dan melindungi martabat negara dengan baik," bunyi laporan kantor berita negara Korut, KCNA.
"Korea Utara bisa saja menambahkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir taktis dalam rencana operasi barunya. Mengingat, istilah pencegah perang yang digunakannya merujuk pada kemampuan nuklir," tutur analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional.
Baca juga: Korsel: Korut Tembakkan Serangkaian Artileri Selama Akhir Pekan
Pada Kamis waktu setempat, KCNA merilis foto pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan dengan peta pantai timur Semenanjung Korea. Di lokasi tersebut, ada pembangkit listrik tenaga nuklir milik Korea Selatan.
Korut telah menembakkan sekitar 30 rudal di 18 kegiatan peluncuran selama paruh pertama 2022. Bahkan, rudal balistik antarbenua yang diluncurkan untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Adapun Kim menekankan bahwa militer Korut akan menggunakan senjata nuklir secara proaktif, ketika muncul ancaman atau provokasi.(Yonhapnews/OL-11)
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
KOREA Utara (Korut) mengumumkan telah melakukan uji coba rudal hipersonik pada Minggu (4/1).
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PERLOMBAAN senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan kian mendalam ke bawah laut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi pabrik kapal selam nuklir, Kamis (25/12).
KOREA Utara kembali memicu perhatian internasional setelah merilis foto-foto terbaru yang diklaim menampilkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya, Kamis (25/12).
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved