Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menggandakan pengembangan senjata nuklirnya dalam menghadapi ancaman dan pasukan musuh.
Dalam pertemuan militer di Pyongyang, Kim juga siap menambah rencana aksi militer yang berada di garis depan. Korut belum merinci tugas operasional untuk unit khusus di garis depan tersebut.
Namun, para analis menilai bahwa Pyongyang mungkin berencana mengerahkan senjata nuklir ke medan perang, dengan menargetkan wilayah Korea Selatan (Korsel). Kim menyerukan seluruh pasukannya untuk sekuat tenaga dalam meningkatkan kekuatan militer negara.
Baca juga: DK PBB Akan Berikan Suara Soal Sanksi terhadap Korea Utara
"Dia (Kim Jong-un) juga menyerukan agar pasukan mengkonsolidasikan kemampuan pertahanan diri. Untuk mengalahkan kekuatan musuh dan melindungi martabat negara dengan baik," bunyi laporan kantor berita negara Korut, KCNA.
"Korea Utara bisa saja menambahkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir taktis dalam rencana operasi barunya. Mengingat, istilah pencegah perang yang digunakannya merujuk pada kemampuan nuklir," tutur analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional.
Baca juga: Korsel: Korut Tembakkan Serangkaian Artileri Selama Akhir Pekan
Pada Kamis waktu setempat, KCNA merilis foto pejabat tinggi Korea Utara dalam pertemuan dengan peta pantai timur Semenanjung Korea. Di lokasi tersebut, ada pembangkit listrik tenaga nuklir milik Korea Selatan.
Korut telah menembakkan sekitar 30 rudal di 18 kegiatan peluncuran selama paruh pertama 2022. Bahkan, rudal balistik antarbenua yang diluncurkan untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Adapun Kim menekankan bahwa militer Korut akan menggunakan senjata nuklir secara proaktif, ketika muncul ancaman atau provokasi.(Yonhapnews/OL-11)
Kemunculan Kim Ju Ae kian intens jelang kongres Partai Buruh. Intelijen Korea Selatan menilai putri Kim Jong Un disiapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved