Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa, Senin (28/2), menambahkan oligarki yang terkait dengan Kremlin dan Juru Bicara Presiden Rusia Vladimir Putin ke dalam daftar hitam sanksi mereka sebagai bagian dari putaran sanksi terbaru atas invasi Rusia ke Ukraina.
Blok tersebut menargetkan beberapa orang penting yang dituduh mendukung rezim Putin sebagai tanggapan atas perintahnya kepada pasukan Rusia agar menginvasi Ukraina, pekan lalu.
Di antara nama-nama terkenal itu adalah sekutu dekat Putin, Igor Sechin, kepala raksasa minyak negara Rosneft, dan Nikolay Tokarev, bos dari pipa raksasa Transneft.
Baca juga: Puluhan Negara Kirim Bantuan Kemanusiaan dan Militer ke Ukraina
Tiga orang yang masuk dalam 10 orang terkaya Rusia versi Forbes juga dimasukkan dalam daftar tersebut, yaitu raja logam Alexei Mordashov, taipan Alisher Usmanov, dan pengusaha serta teman Putin Gennady Timchenko.
Selain itu ada juga bankir papan atas Mikhail Fridman dan Petr Aven. Juga termasuk Sergei Roldugin, pemain selo dan orang kepercayaan lama Putin.
"Dengan sanksi tambahan ini, kami menargetkan semua yang memiliki peran ekonomi signifikan dalam mendukung rezim Putin, dan mendapat manfaat finansial dari sistem tersebut," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell dalam sebuah pernyataan.
"Sanksi ini akan mengekspos kekayaan elite Putin. Mereka yang memungkinkan invasi ke Ukraina akan membayar harga untuk tindakan mereka," tambahnya.
Di luar pengusaha papan atas tersebut, UE mengatakan pihaknya juga menargetkan propagandis utama. Yang paling menonjol ini termasuk corong Putin, Dmitry Peskov, seorang tokoh sentral dalam apa yang Barat lihat sebagai mesin disinformasi Kremlin.
Juga dalam daftar tersebut adalah menteri perumahan, pariwisata dan transportasi serta komandan militer senior yang dituduh terlibat dalam serangan Ukraina.
Putin sendiri dan menteri luar negerinya juga baru-baru ini menjadi sasaran pembekuan aset ketika Uni Eropa menyerang Kremlin dengan sanksi.
Langkah-langkah yang lebih luas, termasuk melarang transaksi dengan bank sentral Rusia, telah membantu membuat ekonomi Rusia menjadi kacau. (AFP/OL-1)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved