Minggu 27 Februari 2022, 09:54 WIB

Jerman Berencana Kirim Senjata ke Ukraina

Nur Aivanni | Internasional
Jerman Berencana Kirim Senjata ke Ukraina

AFP/JOHN THYS
Kanselir Jerman Olaf Scholz

 

JERMAN, Sabtu (26/2), secara dramatis meningkatkan dukungannya untuk pertempuran Ukraina melawan Rusia. Negara itu menyetujui pengiriman senjata untuk Kiev dan setuju membatasi akses Moskow ke sistem antarbank SWIFT.

"Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik dalam sejarah. Ini mengancam seluruh tatanan pascaperang kami," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz saat pemerintahnya menyetujui pengiriman sejumlah besar senjata mematikan ke Kiev.

"Dalam situasi ini, adalah tugas kita untuk mendukung Ukraina dengan kemampuan terbaik kita dalam pertahanannya melawan tentara invasi (Presiden Rusia) Vladimir Putin," kata Scholz.

Baca juga: Pascainvasi Rusia, Internet di Ukraina Terganggu

Dalam pergeseran dari kebijakan lamanya yang melarang ekspor senjata ke zona konflik, Berlin membuka toko Bundeswehr dan berjanji mentransfer 1.000 senjata antitank dan 500 rudal permukaan-ke-udara kelas Stinger ke Ukraina.

Negara itu juga akhirnya menyetujui pengiriman 400 peluncur roket antitank melalui Belanda ke Ukraina, Sabtu (26/2).

Peluncur antitank itu telah dibeli Belanda dari Berlin, dan oleh karena itu Den Haag meminta lampu hijau Jerman untuk menyerahkannya ke Kyiv.

Demikian pula, permintaan selama berminggu-minggu dari Estonia untuk transfer ke Ukraina dari sembilan Howitzer tua yang dibeli dari bekas komunis Jerman Timur mendapat persetujuan.

Selain senjata, 14 kendaraan lapis baja akan diserahkan ke Ukraina. Menurut sumber pemerintah, itu akan digunakan untuk melindungi personel dan kemungkinan untuk tujuan evakuasi.

Sebanyak 10.000 ton bahan bakar juga akan dikirim melalui Polandia ke Ukraina, kata sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa kemungkinan layanan dukungan lainnya sekarang sedang diperiksa.

Menyambut keputusan itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mencuit di Twitter: "Lanjutkan, Kanselir Olaf Scholz!"

Untuk diketahui, Kiev, selama berminggu-minggu, memohon kepada Jerman untuk mengirim persenjataan guna membantu menghadapi invasi Rusia.

Daftar keinginan Ukraina, yang dilihat oleh AFP, termasuk sistem roket antipesawat jarak menengah, senapan antidrone, sistem penghancuran gelombang mikro dan amunisi. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet pada Anak

👤Ant 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:52 WIB
Kasus tersebut menimpa seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal serumah dengan dua orang dewasa yang...
AFP/GIORGIO VIERA

Republik Bela Trump yang Rumahnya Digeledah FBI

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:34 WIB
Politikus Partai Republik di DPR AS Kevin McCarthy mengatakan Departemen Kehakiman yang dipimpin Jaksa Agung Merrick Garland...
AFP

Tiongkok Rilis Buku Putih, Peringatkan Tidak akan Tolerir Separatis di Taiwan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 15:45 WIB
Dokumen tersebut menguraikan bagaimana Tiongkok bermaksud untuk mengklaim Wilayah Taiwan melalui berbagai insentif ekonomi dan tekanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya