Rabu 12 Januari 2022, 12:15 WIB

Main Pokemon Go, Dua Polisi AS Dipecat

Basuki Eka Purnama | Internasional
Main Pokemon Go, Dua Polisi AS Dipecat

AFP/Behrouz MEHRI
Ilustrasi--Sejumlah pemain Pokemon Go menunggu raid di Akihabara, Tokyo, Jepang

 

DUA polisi di Amerika Serikat (AS) yang memilih berburu Pokemon ketimbang memburu perampok dipecat.

Louis Lozano dan Eric Mitchell, polisi AS itu, tengah berpatroli ketika mereka mengamankan dua Pokemon langka Snorlax dan Togetic, bukan perampok.

Dalam rekaman percakapan keduanya di dalam mobil patroli terungkap bahwa mereka menerima permintaan tolong dari sebuah toko di Los Angeles namun tetap memilih berburu Pokemon.

Baca juga: El Viento, Ksatriya Terbaru di Gim Lokapala

"Mitchell mengatakan kepada Lozano bahwa Snorlax baru saja muncul," ujar dokumen pemecatan keduanya.

"Selama 20 menit, rekaman itu menangkap keduanya membahas Pokemon saat mereka bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain memburu binatang virtual yang muncul di ponsel mereka," lanjut dokumen itu.

Keduanya dipecat karena dianggap lalai dan mengaku mengabaikan laporan perampokan pada 2017. Namun, mereka membantah main Pokemon Go.

Kedua bersikeras hanya membagas gim itu dan naik banding atas pemecatan mereka.

Namun, pengadilan banding tidak mempercayai argumen mereka dan menolak banding keduanya.

Pokemon Go meledak pada 2010-an dengan jutaan orang di dunia memburu binatang virtual di ponsel mereka. (AFP/OL-1)

Baca Juga

 Mohd RASFAN / AFP

Malaysia Siap Beri Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun di Akhir Januari

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 16 Januari 2022, 13:14 WIB
Kemenkes Malaysia pada 6 Januari 2022 mengatakan bahwa Malaysia telah memberikan persetujuan bersyarat untuk penggunaan vaksin...
Valerie Baeriswyl / AFP

Mantan Senator Haiti Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Presiden Moise

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 16 Januari 2022, 11:02 WIB
Pihak berwenang Jamaika telah menangkap seorang mantan senator Haiti yang merupakan tersangka utama dalam pembunuhan Presiden Haiti,...
 Russian Defence Ministry / AFP

Kerusuhan di Kazakhstan Tewaskan 225 Orang

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 16 Januari 2022, 10:28 WIB
Selama keadaan darurat, 225 jenazah telah dikirim ke kamar mayat, 19 di antaranya adalah petugas penegak hukum dan personel...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya