Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Emirat Arab, Minggu (31/10), meminta seluruh warga mereka yang berada di Libanon untuk segera pulang, sehari setelah menaggil pulang diplomat mereka dari Beirut terkait pernyataan seorang menteri Libanon terkait perang di Yaman.
"Memandang situasi yang terjadi, kementerian luar negeri meminta seluruh warga UEA yang ada Libanon untuk pulang sesegera mungkin," ujar Kementerian Luar Negeri UEA dalam sebuah pernyataan resmi.
"Kami telah mengambil seluruh langkah-langkah yang dibutuhkan untuk memfasilitasi kepulangan warga UEA," lanjut kementerian itu.
Baca juga: Pro Anti-Kudeta di Sudan Barikade Jalanan
Dalam sebuah wawancara yang direkam pada Agustus dan ditayangkan pekan ini, Menteri Informasi Libanon George Kordashi mengatakan pemberontak Huthi di Yaman, yang didukung Iran, hanya membela diri melawan agresi dari negara asing.
Pernyataan itu langsung memicu perselishan diplomatik antara Beirut dan negara-negara Teluk.
Sebuah koalisi militer, yang dipimpin Arab Saudi, mencakup UEA, ikut campur untuk memulihkan pemerintahan Yaman pada 2015 setelah pemberontak Huthi berhasil merebut ibu kota Sanaa pada 2014.
Arab Saudi, Jumat (29/10), memberi waktu duta besar Libanon 48 jam untuk hengkang sembari memanggil pulang duta besar mereka dari Beirut. Arab Saudi juga membekukan smeua impor dari Libanon.
Langkah itu langsung diikuti Bahrain dan Kuwait sementara UEA, Sabtu (30/10), memanggil pulang duta besar mereka dari Beirut,
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan langkah itu diambil sebagai tanggapan atas pernyataan menghina terkait perang Yaman yang dilontarkan pemerintah Hezbollah di Libanon.
Krisis diplomasi terbaru itu merupakan pukulan anyar bagi Libanon, negara yang tengah dilanda krisis finansial dan politik. (AFP/OL-1)
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved