Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelayat dari komunitas minoritas Syiah Afghanistan menguburkan puluhan jenazah pada Sabtu (9/10). Ini setelah serangan bunuh diri di suatu masjid yang menewaskan lebih dari 60 orang. Peristiwa itu menandai serangan paling berdarah sejak pasukan AS meninggalkan negara itu pada Agustus.
Seorang penggali kubur di permakaman Syiah yang menghadap ke kota utara Kunduz mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah menangani 62 mayat. Laporan lokal menyebutkan jumlah korban terakhir bisa mencapai 100.
Puluhan lebih korban juga terluka dalam ledakan Jumat (8/10). Ledakan itu diklaim oleh kelompok ISIS dan tampaknya dirancang untuk lebih mengacaukan Afghanistan setelah pengambilalihan Taliban.
Cabang regional dari sektarian ISIS, yang dikenal sebagai Islamic State-Khorasan (IS-K), telah berulang kali menargetkan syiah di Afghanistan. ISIS ialah kelompok Islam suni seperti Taliban, tetapi keduanya tergolong saingan sengit.
IS-K mengatakan serangan itu dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri Muslim Uyghur yang telah meledakkan rompi peledak di tengah kerumunan jemaah Syiah. Serangan itu terjadi selama salat Jumat. Penduduk kota mengatakan kepada AFP bahwa ratusan jemaah berada di dalam masjid itu.
Dalam adegan yang menyayat hati, kerabat berkumpul di sekitar kuburan yang baru digali di Kunduz meratapi orang yang mereka cintai. "Kami benar-benar terluka dengan yang terjadi," ungkap Zemarai Mubarak Zada, 42, kepada AFP saat dia meratapi keponakannya yang berusia 17 tahun yang ingin mengikuti jejaknya menjadi dokter.
"Dia ingin menikah. Dia ingin kuliah," katanya.
Gambar dari lokasi serangan Jumat itu menunjukkan puing-puing berserakan di dalam masjid. Jendelanya pecah akibat ledakan. Beberapa pria terlihat membawa tubuh terbungkus kain berdarah ke ambulans.
"Itu adalah insiden yang sangat mengerikan," kata seorang guru di Kunduz, yang tinggal di dekat masjid.
"Banyak tetangga kami terbunuh dan terluka. Seorang tetangga berusia 16 tahun terbunuh. Mereka tidak dapat menemukan setengah dari tubuhnya."
Aminullah, seorang saksi mata yang saudaranya berada di masjid, mengatakan, "Setelah saya mendengar ledakan, saya menelepon saudara saya tetapi dia tidak mengangkatnya. Saya berjalan menuju masjid dan menemukan saudara laki-laki saya terluka dan pingsan. Kami segera membawanya ke rumah sakit MSF.
Upaya Taliban untuk mengonsolidasikan kekuasaan telah dirusak oleh serangkaian serangan IS-K yang mematikan. Kepala keamanan Taliban di kota utara menuduh penyerang masjid berusaha menimbulkan masalah antara syiah dan suni. "Kami meyakinkan saudara-saudara syiah kami bahwa di masa depan kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan bahwa masalah seperti itu tidak akan terjadi pada mereka," kata Mulawi Dost Muhammad.
Serangan itu disambut dengan kecaman internasional yang luas. Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan agar para pelaku diadili. Guterres mengutuk dalam istilah terkuat serangan mengerikan itu yang ketiga terhadap suatu lembaga keagamaan di Afghanistan dalam seminggu, kata juru bicaranya.
Dipandang sesat oleh ekstremis suni seperti IS, muslim syiah telah menderita beberapa serangan paling kejam di Afghanistan, seperti pengeboman aksi unjuk rasa, penargetan rumah sakit, dan penyergapan penumpang.
Syiah membentuk sekitar 20% dari populasi Afghanistan. Banyak dari mereka ialah Hazara, kelompok etnis yang telah dianiaya selama beberapa dekade.
Pada Oktober 2017, seorang penyerang bunuh diri ISIS menyerang masjid Syiah di barat Kabul, menewaskan 56 orang dan melukai 55 orang. Pada Mei tahun ini, serangkaian pengeboman di luar sekolah di ibu kota menewaskan sedikitnya 85 orang, kebanyakan gadis-gadis muda. Lebih dari 300 orang terluka dalam serangan terhadap komunitas Hazara ini.
Michael Kugelman, pakar Asia Selatan di Pusat Cendekiawan Internasional Woodrow Wilson, mengatakan kepada AFP bahwa Taliban akan kesulitan mengonsolidasikan kekuasaan kecuali mereka mengatasi terorisme dan krisis ekonomi yang berkembang. "Jika Taliban, kemungkinan besar, tidak dapat mengatasi masalah ini, mereka akan berjuang untuk mendapatkan legitimasi domestik dan kita bisa melihat munculnya perlawanan bersenjata baru," katanya.
Amerika Serikat mengadakan pertemuan tatap muka pertama dengan Taliban sejak pasukannya mundur, pada pertemuan di Doha, Sabtu. Delegasi AS akan menekan Taliban untuk memastikan teroris tidak membuat pangkalan untuk serangan di negara itu, kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri.
Itu juga menekan penguasa baru Afghanistan untuk membentuk pemerintahan inklusif dan menghormati hak-hak perempuan dan anak perempuan, kata pejabat itu, menekankan pertemuan itu tidak menunjukkan Washington mengakui kekuasaan Taliban. "Kami tetap jelas bahwa legitimasi apa pun harus diperoleh melalui tindakan Taliban sendiri," kata pejabat itu.
Baca juga: Takut Tindakan Keras Taliban, Seratusan Musisi Lari dari Afghanistan
Taliban sedang mencari pengakuan internasional serta bantuan. Ini dilakukannya untuk menghindari bencana kemanusiaan dan meredakan krisis ekonomi Afghanistan. (AFP/OL-14)
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 500 terluka setelah gempa 6,3 SR mengguncang Mazar-e-Sharif, Afghanistan Utara.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-i-Sharif. USGS memperingatkan potensi korban jiwa ratusan dan kerusakan meluas.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved