Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelayat dari komunitas minoritas Syiah Afghanistan menguburkan puluhan jenazah pada Sabtu (9/10). Ini setelah serangan bunuh diri di suatu masjid yang menewaskan lebih dari 60 orang. Peristiwa itu menandai serangan paling berdarah sejak pasukan AS meninggalkan negara itu pada Agustus.
Seorang penggali kubur di permakaman Syiah yang menghadap ke kota utara Kunduz mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah menangani 62 mayat. Laporan lokal menyebutkan jumlah korban terakhir bisa mencapai 100.
Puluhan lebih korban juga terluka dalam ledakan Jumat (8/10). Ledakan itu diklaim oleh kelompok ISIS dan tampaknya dirancang untuk lebih mengacaukan Afghanistan setelah pengambilalihan Taliban.
Cabang regional dari sektarian ISIS, yang dikenal sebagai Islamic State-Khorasan (IS-K), telah berulang kali menargetkan syiah di Afghanistan. ISIS ialah kelompok Islam suni seperti Taliban, tetapi keduanya tergolong saingan sengit.
IS-K mengatakan serangan itu dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri Muslim Uyghur yang telah meledakkan rompi peledak di tengah kerumunan jemaah Syiah. Serangan itu terjadi selama salat Jumat. Penduduk kota mengatakan kepada AFP bahwa ratusan jemaah berada di dalam masjid itu.
Dalam adegan yang menyayat hati, kerabat berkumpul di sekitar kuburan yang baru digali di Kunduz meratapi orang yang mereka cintai. "Kami benar-benar terluka dengan yang terjadi," ungkap Zemarai Mubarak Zada, 42, kepada AFP saat dia meratapi keponakannya yang berusia 17 tahun yang ingin mengikuti jejaknya menjadi dokter.
"Dia ingin menikah. Dia ingin kuliah," katanya.
Gambar dari lokasi serangan Jumat itu menunjukkan puing-puing berserakan di dalam masjid. Jendelanya pecah akibat ledakan. Beberapa pria terlihat membawa tubuh terbungkus kain berdarah ke ambulans.
"Itu adalah insiden yang sangat mengerikan," kata seorang guru di Kunduz, yang tinggal di dekat masjid.
"Banyak tetangga kami terbunuh dan terluka. Seorang tetangga berusia 16 tahun terbunuh. Mereka tidak dapat menemukan setengah dari tubuhnya."
Aminullah, seorang saksi mata yang saudaranya berada di masjid, mengatakan, "Setelah saya mendengar ledakan, saya menelepon saudara saya tetapi dia tidak mengangkatnya. Saya berjalan menuju masjid dan menemukan saudara laki-laki saya terluka dan pingsan. Kami segera membawanya ke rumah sakit MSF.
Upaya Taliban untuk mengonsolidasikan kekuasaan telah dirusak oleh serangkaian serangan IS-K yang mematikan. Kepala keamanan Taliban di kota utara menuduh penyerang masjid berusaha menimbulkan masalah antara syiah dan suni. "Kami meyakinkan saudara-saudara syiah kami bahwa di masa depan kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan bahwa masalah seperti itu tidak akan terjadi pada mereka," kata Mulawi Dost Muhammad.
Serangan itu disambut dengan kecaman internasional yang luas. Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan agar para pelaku diadili. Guterres mengutuk dalam istilah terkuat serangan mengerikan itu yang ketiga terhadap suatu lembaga keagamaan di Afghanistan dalam seminggu, kata juru bicaranya.
Dipandang sesat oleh ekstremis suni seperti IS, muslim syiah telah menderita beberapa serangan paling kejam di Afghanistan, seperti pengeboman aksi unjuk rasa, penargetan rumah sakit, dan penyergapan penumpang.
Syiah membentuk sekitar 20% dari populasi Afghanistan. Banyak dari mereka ialah Hazara, kelompok etnis yang telah dianiaya selama beberapa dekade.
Pada Oktober 2017, seorang penyerang bunuh diri ISIS menyerang masjid Syiah di barat Kabul, menewaskan 56 orang dan melukai 55 orang. Pada Mei tahun ini, serangkaian pengeboman di luar sekolah di ibu kota menewaskan sedikitnya 85 orang, kebanyakan gadis-gadis muda. Lebih dari 300 orang terluka dalam serangan terhadap komunitas Hazara ini.
Michael Kugelman, pakar Asia Selatan di Pusat Cendekiawan Internasional Woodrow Wilson, mengatakan kepada AFP bahwa Taliban akan kesulitan mengonsolidasikan kekuasaan kecuali mereka mengatasi terorisme dan krisis ekonomi yang berkembang. "Jika Taliban, kemungkinan besar, tidak dapat mengatasi masalah ini, mereka akan berjuang untuk mendapatkan legitimasi domestik dan kita bisa melihat munculnya perlawanan bersenjata baru," katanya.
Amerika Serikat mengadakan pertemuan tatap muka pertama dengan Taliban sejak pasukannya mundur, pada pertemuan di Doha, Sabtu. Delegasi AS akan menekan Taliban untuk memastikan teroris tidak membuat pangkalan untuk serangan di negara itu, kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri.
Itu juga menekan penguasa baru Afghanistan untuk membentuk pemerintahan inklusif dan menghormati hak-hak perempuan dan anak perempuan, kata pejabat itu, menekankan pertemuan itu tidak menunjukkan Washington mengakui kekuasaan Taliban. "Kami tetap jelas bahwa legitimasi apa pun harus diperoleh melalui tindakan Taliban sendiri," kata pejabat itu.
Baca juga: Takut Tindakan Keras Taliban, Seratusan Musisi Lari dari Afghanistan
Taliban sedang mencari pengakuan internasional serta bantuan. Ini dilakukannya untuk menghindari bencana kemanusiaan dan meredakan krisis ekonomi Afghanistan. (AFP/OL-14)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Perang Iran dan Israel kini memasuki fase menentukan. Simak rincian jumlah korban tewas di Iran, Lebanon, hingga pasukan AS pasca serangan 28 Februari.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Cek perbedaan spesifikasi USS Spruance (DDG-111) dan USS Michael Murphy (DDG-112). Detail teknologi laser ODIN dan peran mereka di Laut Arab 2026.
Perbandingan lengkap spesifikasi USS Gerald R. Ford vs USS Abraham Lincoln. Cek teknologi EMALS, daya nuklir A1B, dan peran keduanya di Laut Merah 2026.
Cek spesifikasi lengkap USS Abraham Lincoln (CVN-72) terbaru 2026. Dari mesin nuklir Westinghouse hingga jet siluman F-35C di Laut Arab.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved