Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa Bangsa (PBB) mendesak dunia untuk terus mengalirkan uang ke Afghanistan. Kendati, ada kekhawatiran atas pemerintah Taliban dan memperingatkan negara yang sudah miskin itu dapat mengalami kehancuran bersejarah. Hal itu disampaikan oleh Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal di Afghanistan Deborah Lyons pada Kamis.
Lyons meminta dunia setidaknya untuk memberikan kesempatan kepada Taliban, ketika kelompok tersebut beralih ke pemerintahan dan menghadapi masalah ekonomi yang parah.
"Sebuah modus vivendi harus ditemukan dan dengan cepat yang memungkinkan uang mengalir ke Afghanistan. Ini untuk mencegah kehancuran total ekonomi dan tatanan sosial," kata Lyons dalam pertemuan Dewan Keamanan.
Jika tidak, sambungnya, itu akan membuat Afghanistan terperosok ke dalam krisis ekonomi yang parah yang dapat membuat jutaan orang jatuh ke dalam kemiskinan dan kelaparan.
Selain itu, juga bisa menghasilkan gelombang besar pengungsi dari Afghanistan dan membuat generasi Afghanistan mengalami kemunduran.
Dia memperingatkan bahwa pemerintah Afghanistan yang baru tidak dapat membayar gaji, dan menyuarakan peringatan atas badai krisis termasuk mata uang yang jatuh, harga makanan dan bahan bakar yang meningkat tajam, dan kurangnya uang tunai di bank swasta.
Donor asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat menyediakan lebih dari 75% pengeluaran publik, di bawah pemerintahan Afghanistan yang didukung Barat selama 20 tahun. Mereka dengan cepat menghentikan pembayaran ketika runtuh bulan lalu di tengah penarikan militer AS.
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah menyuarakan keterbukaan untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Akan tetapi, katanya, setiap jalur kehidupan ekonomi langsung, termasuk mencairkan sekitar $9,5 miliar aset bank sentral Afghanistan, akan bergantung pada tindakan Taliban, termasuk mengizinkan perjalanan yang aman bagi orang-orang untuk pergi.
Tiongkok, yang dengan cepat bergerak untuk bekerja dengan Taliban, menuduh bahwa tindakan AS telah memperburuk keadaan Afghanistan. "Aset-aset ini milik Afghanistan dan harus digunakan untuk Afghanistan, bukan sebagai pengungkit untuk ancaman," kata Wakil Utusan Tiongkok untuk PBB, Geng Shuang.
Lyons, mantan Duta Besar Kanada untuk Afghanistan, mengatakan bahwa perlindungan harus dibuat untuk memastikan bahwa uang itu dibelanjakan di tempat yang perlu dibelanjakan dan tidak disalahgunakan oleh otoritas de facto.
"Perekonomian harus dibiarkan bernafas selama beberapa bulan lagi, memberi Taliban kesempatan untuk menunjukkan fleksibilitas dan keinginan yang tulus untuk melakukan hal-hal yang berbeda kali ini, terutama dari perspektif hak asasi manusia, gender dan kontraterorisme," tuturnya.
Program Pembangunan PBB mengatakan bahwa Afghanistan sudah menjadi salah satu negara termiskin, dengan 72 persen hidup dengan tidak lebih dari satu dolar per hari. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Taliban Izinkan Warga Asing Tinggalkan Afghanistan
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara Teluk guna menekan eskalasi konflik di Timur Tengah.
PBB menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Melania Trump mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin Dewan Keamanan PBB, mengusung misi perdamaian lewat pendidikan di tengah konflik.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres menyesalkan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Pimpinan tertingi Iran Ali Khamenei. membuat negosiasi nuklir sia-sia
Melania Trump akan mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved