Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN siap untuk melanjutkan pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan kekuatan dunia di bawah Presiden baru Ebrahim Raisi. Pejabat Uni Eropa, pada Sabtu, mengatakan bahwa pertemuan itu dapat berlangsung di Wina mulai awal September.
Pejabat senior, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan negosiator Uni Eropa Enrique Mora menghadiri pengambilan sumpah Raisi di Teheran pada Kamis lalu dan berbicara dengan pejabat Iran yang ditunjuk untuk memimpin pembicaraan nuklir, Hossein Amir-Abdollahian.
Dikatakan pejabat Uni Eropa itu, Amir-Abdollahian seharusnya menjadi menteri luar negeri baru di kabinet Raisi, tetapi itu belum diumumkan.
Dia menambahkan bahwa tidak jelas apakah pembicaraan nuklir akan tetap di bawah tanggung jawab Kementerian Luar Negeri Iran atau diambil alih oleh badan lain, seperti Dewan Keamanan Nasional Iran.
Raisi adalah seorang garis keras yang diharapkan dapat mengkonsolidasikan kekuatan ultrakonservatif selama empat tahun masa jabatannya.
Dia menggantikan Hassan Rouhani yang relatif moderat yang pencapaian penting selama dua periode kepresidenannya adalah perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia: lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.
Mantan Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan tersebut pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi yang telah mencekik ekonomi Iran yang bergantung pada minyak. Iran menanggapi dengan menarik kembali langkah-langkah yang telah disepakati untuk dipatuhi.
Pembicaraan tentang kesepakatan tersebut telah terjadi sejak April di Wina untuk menemukan cara untuk membawa kedua belah pihak kembali ke kepatuhan penuh.
Putaran terakhir berlangsung pada 20 Juni tanpa tanggal yang ditentukan kapan mereka akan melanjutkan pembicaraan tersebut. Uni Eropa memimpin pertemuan tersebut.
Amerika Serikat mengatakan itu adalah prioritas mendesak untuk membawa Iran kembali ke meja perundingan. Namun ketegangan meningkat, terutama dengan serangan pesawat tak berawak pekan lalu terhadap sebuah kapal tanker yang terkait dengan Israel di lepas pantai Oman yang menewaskan seorang warga Inggris dan seorang Rumania di dalamnya.
Kelompok negara-negara G7 - Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia dan Jepang - menyalahkan serangan itu pada Iran. Teheran pun membantah tuduhan itu.
Keputusan Iran untuk meningkatkan pengayaan uranium dan membatasi akses inspektur PBB ke beberapa fasilitas nuklir telah meresahkan negara-negara Barat.
"Uni Eropa ingin Iran membekukan kegiatan nuklirnya," kata pejabat Uni Eropa, tetapi mengakui Rusia dan Tiongkok tidak mendukung bahasanya pada posisi itu.
Dia menambahkan bahwa pertemuan Mora dengan Amir-Abdollahian sangat bermanfaat, meskipun banyak masalah yang masih belum jelas.
Pejabat Uni Eropa itu mengatakan bahwa Iran mengatakan mereka ingin kembali ke Wina sesegera mungkin, tidak hanya untuk pembicaraan tetapi untuk mencapai kesepakatan. "Mereka ingin sukses," ucapnya.
Dia menambahkan bahwa Iran tidak menyebutkan perubahan posisi mereka dalam pembicaraan itu. Mora, ungkapnya, telah memberitahu Amerika Serikat tentang substansi pembicaraannya dengan Amir-Abdollahian.
"Jika tidak ada kesepakatan, situasi untuk Iran akan jauh lebih buruk," kata pejabat Uni Eropa itu memprediksi. "Kami akan bekerja dengan asumsi kami akan mendapatkan kesepakatan," tandasnya. (AFP/OL-13 )
Baca Juga: Pendiri Google Putuskan jadi Penduduk Selandia Baru
Militer AS kerahkan drone MQ-9 Reaper untuk serang situs militer Iran. Simak strategi drone war AS dan penggunaan bom SDB yang mematikan di langit Teheran.
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan ingin singkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. AS tutup pintu diplomasi selama Diaz-Canel menjabat. Cek detailnya!
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Ali Larijani kirim surat terbuka kepada pemimpin dunia Islam. Iran minta negara-negara Muslim tinjau ulang sikap di tengah perang lawan AS-Israel.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
DALAM dinamika politik global tahun 2026 yang kian memanas, pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mencuri perhatian dunia.
Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga mencapai kemurnian 60%, suatu tingkat yang jauh melebihi kebutuhan energi sipil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya senjata nuklir
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved