Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya dalam program senjata nuklir negara tersebut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjadi pusat perhatian dengan pidato pembukaannya di kongres Partai tersebut.
Kim Jong Un menyebut mengarahkan upaya negara dalam beberapa hal mulai dari pembangunan perumahan hingga perencanaan perang.
Elit partai memadati Gedung Kebudayaan yang luas di Pyongyang, Korea Utara, untuk acara lima tahunan ini, yang biasanya diakhiri dengan parade besar-besaran yang memamerkan senjata terbaru militer.
Kongres ini memberikan pandangan langka tentang cara kerja negara di mana bahkan detail-detail sepele pun diselimuti rahasia dan akan dipantau ketat soal pemikiran jangka panjang Kim Jong Un.
Kim Jong Un mengatakan Korea Utara telah mengatasi “kesulitan terburuk” sejak kongres terakhir pada 2021. Menurutnya Korea Utara memasuki tahap baru dengan optimisme dan keyakinan akan masa depan.
“Hari ini, Partai kita dihadapkan pada tugas-tugas historis yang berat dan mendesak untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan standar hidup rakyat, serta mentransformasi semua aspek kehidupan negara dan masyarakat secepat mungkin,” katanya pada Kamis, menurut media resminya seperti dilansir dari AFP, Jumat (20/2).
Kim Jong Un juga menyoroti “sikap pesimisme yang mendalam” dan “ketidakmampuan kepemimpinan yang belum matang” yang masih menghambat kerja partai terhadap pejabat yang dianggap tidak memenuhi harapan.
Kim Jong Un telah menyatakan bahwa kongres tahun ini akan merumuskan rencana untuk memperkuat senjata nuklir Korea Utara. Sudah lebih dari delapan tahun sejak uji coba nuklir terakhir Korea Utara memicu gempa buatan di bawah pegunungan Hamyong Utara. Ilmuwan nuklir Pyongyang telah bekerja sejak saat itu untuk memanfaatkan kekuatan ini dalam hulu ledak portabel yang dapat dipasang pada rudal jarak jauh.
Ekonomi Korea Utara telah terpuruk selama bertahun-tahun akibat sanksi Barat yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan program senjata nuklirnya.
"Kim Jong Un kemungkinan besar akan memamerkan kemajuan dalam program nuklir negara tersebut dan “peningkatan kerja sama dengan China dan Rusia”, kata Yang Moo-jin, mantan presiden Universitas Studi Korea Utara, kepada AFP. (AFP/H-4)
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Heru Tjahjono menegaskan bahwa penetapan UMP 2026 harus didasarkan pada kepatuhan PP 49/2025 serta semangat buruh, dan dunia usaha
(KSPI) bersama Partai Buruh mengatakan ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi besar-besaran pada 29 dan 30 Desember 2025 di Istana Negara, Jakarta menolak ump 2026 dan revisi jadi Rp 5,8 juta
KSPI dan Partai Buruh mengatakan puluhan ribu buruh akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran selama dua hari berturut-turut pada 29 dan 30 Desember 2025 di Istana Negara, menolak UMP 2026
PRESIDEN Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang diusulkan Menteri Ketenagakerjaan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved