Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Kim Jong Un Ungkap Fase Baru Senjata Nuklir Korea Utara

Media Indonesia
20/2/2026 09:30
Kim Jong Un Ungkap Fase Baru Senjata Nuklir Korea Utara
dirilis oleh KCNA via KNS 11 April 2024 saat Kim Jong Un mengunjungi kamar Universitas Pertahanan dan Politik di Pyongyang(KCNA VIA KNS / AFP)

PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya dalam program senjata nuklir negara tersebut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjadi pusat perhatian dengan pidato pembukaannya di kongres Partai tersebut.

Kim Jong Un menyebut mengarahkan upaya negara dalam beberapa hal mulai dari pembangunan perumahan hingga perencanaan perang.

Elit partai memadati Gedung Kebudayaan yang luas di Pyongyang, Korea Utara, untuk acara lima tahunan ini, yang biasanya diakhiri dengan parade besar-besaran yang memamerkan senjata terbaru militer. 

Kongres ini memberikan pandangan langka tentang cara kerja negara di mana bahkan detail-detail sepele pun diselimuti rahasia dan akan dipantau ketat  soal pemikiran jangka panjang Kim Jong Un.

Kim Jong Un mengatakan Korea Utara telah mengatasi “kesulitan terburuk” sejak kongres terakhir pada 2021. Menurutnya Korea Utara memasuki tahap baru dengan optimisme dan keyakinan akan masa depan.

“Hari ini, Partai kita dihadapkan pada tugas-tugas historis yang berat dan mendesak untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan standar hidup rakyat, serta mentransformasi semua aspek kehidupan negara dan masyarakat secepat mungkin,” katanya pada Kamis, menurut media resminya seperti dilansir dari AFP, Jumat (20/2).

Kim Jong Un juga menyoroti “sikap pesimisme yang mendalam” dan “ketidakmampuan kepemimpinan yang belum matang” yang masih menghambat kerja partai  terhadap pejabat yang dianggap tidak memenuhi harapan.

Kim Jong Un telah menyatakan bahwa kongres tahun ini akan merumuskan rencana untuk memperkuat senjata nuklir Korea Utara.  Sudah lebih dari delapan tahun sejak uji coba nuklir terakhir Korea Utara memicu gempa buatan di bawah pegunungan Hamyong Utara. Ilmuwan nuklir Pyongyang telah bekerja sejak saat itu untuk memanfaatkan kekuatan ini dalam hulu ledak portabel yang dapat dipasang pada rudal jarak jauh. 

Ekonomi Korea Utara telah terpuruk selama bertahun-tahun akibat sanksi Barat yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan program senjata nuklirnya. 

"Kim Jong Un kemungkinan besar akan memamerkan kemajuan dalam program nuklir negara tersebut dan “peningkatan kerja sama dengan China dan Rusia”, kata Yang Moo-jin, mantan presiden Universitas Studi Korea Utara, kepada AFP.  (AFP/H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya